#mamiwelly Instagram Photos & Videos

mamiwelly - 574 posts

Hashtag Popularity

2.5
average comments
94.4
average likes

Latest #mamiwelly Posts

  • ME TIME 
Sahabatku... Terkadang kita butuh menjeda diri.. menepi dari hirup pikuk kesibukan dunia yg tiada habisnya. 
Ada saatnya ketika penatnya dunia sudah melelahkan hati kita, cobalah untuk menyendiri dengan-Nya, hanya untuk berdua dengan- Nya. 
Cermati apa yg salah dari perjalanan yg sudah dilewati, Memulai sebuah kebaikan terbesar dimulai dari mengevaluasi diri sendiri. 
Sebagaimana Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wa salam menepi dari hiruk pikuk kehidupan kota Mekah dan menyendiri di Gua Hira,memperbanyak tafakur sampai akhirnya beliau mendapatkan Wahyu pertama dan dari sanalah berbagai hikmah akan Allah ajarkan. 
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 
يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ  وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ "Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat." (QS. Al-Baqarah:269) 
Sahabatku... Ada kalanya kita harus memasuki "Gua Hira" kehidupan kita untuk menyelami dan menemukan hikmah-hikmah kehidupan dan menemukan jatidiri kita sesungguhnya. 
Me Time... memberikan waktu untuk kita untuk lebih mengenal siapa diri kita sesungguhnya, memberikan kesempatan pada hati kita untuk bertanya... "Siapa diriku?" "Dari mana asalku?" "Sedang apa sekarang di dunia ini?" "Dan akan kemana akhir tujuan hidupku?" Maka semakin kita mengenal diri, akan semakin kita mengenal Rabb-kita, itulah sejatinya me time dalam kehidupan kita. 
Dan tiada kenikmatan, kebahagiaan, dan ketenangan hati selain kenal dengan Allahu Rabbi, bukankah itu yang kita cari? 
Sahabatku... Perbanyaklah Me Time disela-sela rutinitas kehidupan kita, tentukan satu waktu terbaik dimana hanya kita dan Allah saja berdua. "Selama ini kita banyak berbicara tentang-Nya tapi jarang bicara dengan-Nya..." " Selama ini kita banyak ngobrolin tentang-Nya tapi jarang ngobrol dengan-Nya..." " Selama ini kita sibuk mempelajari-Nya tapi sedikit yang berkenalan dengan-Nya..." Lanjut dikomen ya 😊
  • ME TIME
    Sahabatku... Terkadang kita butuh menjeda diri.. menepi dari hirup pikuk kesibukan dunia yg tiada habisnya.
    Ada saatnya ketika penatnya dunia sudah melelahkan hati kita, cobalah untuk menyendiri dengan-Nya, hanya untuk berdua dengan- Nya.
    Cermati apa yg salah dari perjalanan yg sudah dilewati, Memulai sebuah kebaikan terbesar dimulai dari mengevaluasi diri sendiri.
    Sebagaimana Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wa salam menepi dari hiruk pikuk kehidupan kota Mekah dan menyendiri di Gua Hira,memperbanyak tafakur sampai akhirnya beliau mendapatkan Wahyu pertama dan dari sanalah berbagai hikmah akan Allah ajarkan.
    Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
    يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ "Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat." (QS. Al-Baqarah:269)
    Sahabatku... Ada kalanya kita harus memasuki "Gua Hira" kehidupan kita untuk menyelami dan menemukan hikmah-hikmah kehidupan dan menemukan jatidiri kita sesungguhnya.
    Me Time... memberikan waktu untuk kita untuk lebih mengenal siapa diri kita sesungguhnya, memberikan kesempatan pada hati kita untuk bertanya... "Siapa diriku?" "Dari mana asalku?" "Sedang apa sekarang di dunia ini?" "Dan akan kemana akhir tujuan hidupku?" Maka semakin kita mengenal diri, akan semakin kita mengenal Rabb-kita, itulah sejatinya me time dalam kehidupan kita.
    Dan tiada kenikmatan, kebahagiaan, dan ketenangan hati selain kenal dengan Allahu Rabbi, bukankah itu yang kita cari?
    Sahabatku... Perbanyaklah Me Time disela-sela rutinitas kehidupan kita, tentukan satu waktu terbaik dimana hanya kita dan Allah saja berdua. "Selama ini kita banyak berbicara tentang-Nya tapi jarang bicara dengan-Nya..." " Selama ini kita banyak ngobrolin tentang-Nya tapi jarang ngobrol dengan-Nya..." " Selama ini kita sibuk mempelajari-Nya tapi sedikit yang berkenalan dengan-Nya..." Lanjut dikomen ya 😊

  •  89  5  25 June, 2020
  • MAMPUKAH DOA MENOLAK QADAR?
Ada sebuah pernyataan yang sangat populer, bahwa jika sesuatu yang diminta itu memang sudah ditakdirkan Allah ﷻ, maka hal itu pasti terjadi, entah seorang hamba itu berdoa atau tidak. Sebaliknya, jika belum ditakdirkan, maka hal itu tidak akan terjadi, apakah seorang hamba itu meminta atau tidak.
.
Ada sebagian kalangan yang menanggapi pernyataan ini dengan tidak mau berdoa lagi, dan menganggap bahwa doa itu tidak ada gunanya.
.
Paham seperti ini mengandung konsekuensi dan kontradiktif. Mengandung konsekuensi untuk meniadakan seluruh upaya dari manusia.
.
Kalau begitu, coba saja tanyakan kepada mereka; jika kenyang dan hilangnya rasa haus itu telah ditakdirkan bagimu, maka keduanya pasti terjadi, entah engkau makan dan minum atau tidak. Jika belum ditakdirkan demikian, maka keduanya tidak akan terjadi, entah engkau makan dan minum atau belum.
.
Adakah manusia yang berpendapat seperti ini? Bahkan binatang pun difitrahkan untuk berusaha menjaga kelangsungan hidupnya.
.
Yang benar adalah bahwa sesuatu yang ditakdirkan itu adalah berdasarkan sebab-sebab. Diantara sebab itu adalah doa.
.
Sesuatu itu tidak ada yang ditakdirkan dalam keadaan lepas dari sebab, akan tetapi ia ditakdirkan melalui suatu sebab.
.
Doa adalah sebab yang menjadi bagian dari qadar. Allah ﷻ telah menetapkan didapatkannya kebaikan atau keburukan di dunia dan akhirat tergantung pada amal perbuatan dalam bentuk hubungan sebab akibat. Hal ini banyak disebutkan dalam Al Qur'an, diantaranya;
"Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya; "Jadilah kamu kera yang hina." (Al-A'raf [7]: 166)
.
"Maka tatkala mereka membuat kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya." (Az-Zukhruf [43]: 55)
.
"Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak)." (Al-Jinn [72]: 16)
.
"(Adzab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri..." (Ali Imran [3]: 182)
.
Lanjut dikomentar ya 😊
  • MAMPUKAH DOA MENOLAK QADAR?
    Ada sebuah pernyataan yang sangat populer, bahwa jika sesuatu yang diminta itu memang sudah ditakdirkan Allah ﷻ, maka hal itu pasti terjadi, entah seorang hamba itu berdoa atau tidak. Sebaliknya, jika belum ditakdirkan, maka hal itu tidak akan terjadi, apakah seorang hamba itu meminta atau tidak.
    .
    Ada sebagian kalangan yang menanggapi pernyataan ini dengan tidak mau berdoa lagi, dan menganggap bahwa doa itu tidak ada gunanya.
    .
    Paham seperti ini mengandung konsekuensi dan kontradiktif. Mengandung konsekuensi untuk meniadakan seluruh upaya dari manusia.
    .
    Kalau begitu, coba saja tanyakan kepada mereka; jika kenyang dan hilangnya rasa haus itu telah ditakdirkan bagimu, maka keduanya pasti terjadi, entah engkau makan dan minum atau tidak. Jika belum ditakdirkan demikian, maka keduanya tidak akan terjadi, entah engkau makan dan minum atau belum.
    .
    Adakah manusia yang berpendapat seperti ini? Bahkan binatang pun difitrahkan untuk berusaha menjaga kelangsungan hidupnya.
    .
    Yang benar adalah bahwa sesuatu yang ditakdirkan itu adalah berdasarkan sebab-sebab. Diantara sebab itu adalah doa.
    .
    Sesuatu itu tidak ada yang ditakdirkan dalam keadaan lepas dari sebab, akan tetapi ia ditakdirkan melalui suatu sebab.
    .
    Doa adalah sebab yang menjadi bagian dari qadar. Allah ﷻ telah menetapkan didapatkannya kebaikan atau keburukan di dunia dan akhirat tergantung pada amal perbuatan dalam bentuk hubungan sebab akibat. Hal ini banyak disebutkan dalam Al Qur'an, diantaranya;
    "Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya; "Jadilah kamu kera yang hina." (Al-A'raf [7]: 166)
    .
    "Maka tatkala mereka membuat kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya." (Az-Zukhruf [43]: 55)
    .
    "Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak)." (Al-Jinn [72]: 16)
    .
    "(Adzab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri..." (Ali Imran [3]: 182)
    .
    Lanjut dikomentar ya 😊

  •  59  3  24 June, 2020
  • MENYERAHKAN URUSAN
.
Setiap kita pasti punya ketakutan dan kekhawatiran, selama kita masih manusia. Bahkan mungkin rasa itu semakin nyata dalam masa pandemi ini, takut mati, takut bisnis merugi, takut kehilangan pekerjaan, takut gak bisa makan, takut gak mampu bayar cicilan, dan lain sebagainya.
.
Obat paling ampuh untuk mengatasi rasa khawatir yang berlebihan adalah MENYERAHKAN dan MELEPASKAN.
.
Pertanyaannya, Kepada siapa kita menyerahkan urusan? Kepada siapa kita menggantungkan harapan? Apa yang selama ini membuat kita merasa aman?
.
Teringat kisah saat #SpiritualJourney lalu, masyarakat mesir kuno dulu, menyerahkan urusannya kepada berhala sphinx, mereka takut kehilangan harta, patung perwujudan "dewa" ini diyakini bisa menjaga dan melindungi mereka dari kehilangan dan kekurangan.
.
Jangan-jangan selama ini kita juga menggantungkan harapan pada "berhala" yang nggak punya daya dan kekuatan. Hati yang salah menempatkan sandaran.
.
Bukankah dikatakan jahiliyah (bodoh), ketika masih ada "berhala" yang kita yakini bisa mencukupi kebutuhan, memudahkan urusan, dan menghilangkan kesusahan?
.
Dan berhala itu bisa ber-‘metamorfosa’, boleh jadi tidak lagi dalam bentuk patung dewa, tapi berubah menjadi 'berhala hati' yang lebih halus, mungkin dalam bentuk pekerjaan dan perniagaan yang selama ini kita banggakan, sumber penghasilan yang sangat kita "dewa" kan.
.
Kita fikir, itulah yang selama ini mencukupkan, yang selama ini melindungi kita dari kelaparan, yang menjaga kita dari ketidaknyamanan.
.
Bukan, sama sekali bukan, itu semua hanya jalan, Rabb kita lah sebaik-baik penjaga urusan, dalam genggamannya segala jaminan dan perlindungan, ia bisa berikan banyak jalan.
.
Semoga pandemi ini justru menjadi momen yang bisa menambah iman. Sadar bahwa bukan karena itu tercukupi segala kebutuhan, tapi karena Allah berikan karunia dan pertolongan. Dengan begitu, jadilah hati kita dipenuhi ketenangan dan kedamaian.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • MENYERAHKAN URUSAN
    .
    Setiap kita pasti punya ketakutan dan kekhawatiran, selama kita masih manusia. Bahkan mungkin rasa itu semakin nyata dalam masa pandemi ini, takut mati, takut bisnis merugi, takut kehilangan pekerjaan, takut gak bisa makan, takut gak mampu bayar cicilan, dan lain sebagainya.
    .
    Obat paling ampuh untuk mengatasi rasa khawatir yang berlebihan adalah MENYERAHKAN dan MELEPASKAN.
    .
    Pertanyaannya, Kepada siapa kita menyerahkan urusan? Kepada siapa kita menggantungkan harapan? Apa yang selama ini membuat kita merasa aman?
    .
    Teringat kisah saat #SpiritualJourney lalu, masyarakat mesir kuno dulu, menyerahkan urusannya kepada berhala sphinx, mereka takut kehilangan harta, patung perwujudan "dewa" ini diyakini bisa menjaga dan melindungi mereka dari kehilangan dan kekurangan.
    .
    Jangan-jangan selama ini kita juga menggantungkan harapan pada "berhala" yang nggak punya daya dan kekuatan. Hati yang salah menempatkan sandaran.
    .
    Bukankah dikatakan jahiliyah (bodoh), ketika masih ada "berhala" yang kita yakini bisa mencukupi kebutuhan, memudahkan urusan, dan menghilangkan kesusahan?
    .
    Dan berhala itu bisa ber-‘metamorfosa’, boleh jadi tidak lagi dalam bentuk patung dewa, tapi berubah menjadi 'berhala hati' yang lebih halus, mungkin dalam bentuk pekerjaan dan perniagaan yang selama ini kita banggakan, sumber penghasilan yang sangat kita "dewa" kan.
    .
    Kita fikir, itulah yang selama ini mencukupkan, yang selama ini melindungi kita dari kelaparan, yang menjaga kita dari ketidaknyamanan.
    .
    Bukan, sama sekali bukan, itu semua hanya jalan, Rabb kita lah sebaik-baik penjaga urusan, dalam genggamannya segala jaminan dan perlindungan, ia bisa berikan banyak jalan.
    .
    Semoga pandemi ini justru menjadi momen yang bisa menambah iman. Sadar bahwa bukan karena itu tercukupi segala kebutuhan, tapi karena Allah berikan karunia dan pertolongan. Dengan begitu, jadilah hati kita dipenuhi ketenangan dan kedamaian.
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  83  3  23 June, 2020
  • JANGAN SAMPAI KITA MENJADI ORANG TUA YANG MENANGIS DI AKHIRAT! 
_____________
Hal yang paling menyedihkan bagi seorang anak, ialah disaat orang tuanya tak mampu mendidiknya dengan ilmu agama, atau bahkan buta ilmu agama.

Jangan tanya kenapa,
Alasannya cuma satu. Jangan sampai anak-anaku kelak punya dua orang tua yg buta ilmu agama.

Sehingga tak pernah merasakan bagaimana rasanya di imamkan sholat oleh Ayahnya, murojaah bersama Ayahnya, atau bahkan bercita-cita pergi ke Baitullah bersama.. Jangan sampai nasib anak-anaku demikian.. jangan nak. Pedih nasibmu, sakit batinmu, sendu nasib akhiratku dan kisah hidupmu.. Jangan kau bangga duhai anakku,
Jika Bunda dan Ayahmu terkenal jago di Dunia melainkan lalai & buta perkara agama. Malu lah anakku, malu lah.

Jadikanlah ini kesedihan terbesarmu.
Maka jika kelak kamu berumah tangga, nasihat inilah yang kan kamu ingat—bahwa dirimu harus menjadi madrasah terbaik bagi anak-anakmu kelak.

Kita ada, bukan untuk menyalahkan kesalahan orang tua kita terdahulu. Justru kita ada, untuk memperbaiki masa depan anak-anak kita di masa yang akan datang, dengan merubah diri kita yang sekarang.. Perubahan datang diawali dengan diri sendiri, bkn dengan menyalahkan masa lalu pribadi.. Keluargamu, ujianmu. Tabahlah.

Sesungguhnya nikmat terbesar dalam berumah tangga, adalah mendapatkan pasangan yang mampu menuntunmu dalam perkara agama. Keturunan yang shalih dan shalihah, serta memiliki keturunan yang mampu menjadi tombak bagi keluarga dan agamanya.. Sibuklah menjadi, bukan menyalahkan yang lalu.

Jangan sampai kita menjadi salah satunya.. jangan sampai kita menjadi pelakunya.. 1. entah itu sebagai orang tua yang menangis di akhirat karena anaknya, 
2. atau menjadi orang tua yang membuat anaknya menangis karena dirinya sendiri tak mampu menarik kedua orang tuanya agar jauh dari siksaan api neraka.. 3. atau menjadi anak yang membuat orang tuanya menangis karena tak mampu menarik mereka dari neraka..
______
Barakallahum fiikum..
Was written down through the tears..
Halal untuk di share..
=copas=
  • JANGAN SAMPAI KITA MENJADI ORANG TUA YANG MENANGIS DI AKHIRAT!
    _____________
    Hal yang paling menyedihkan bagi seorang anak, ialah disaat orang tuanya tak mampu mendidiknya dengan ilmu agama, atau bahkan buta ilmu agama.

    Jangan tanya kenapa,
    Alasannya cuma satu. Jangan sampai anak-anaku kelak punya dua orang tua yg buta ilmu agama.

    Sehingga tak pernah merasakan bagaimana rasanya di imamkan sholat oleh Ayahnya, murojaah bersama Ayahnya, atau bahkan bercita-cita pergi ke Baitullah bersama.. Jangan sampai nasib anak-anaku demikian.. jangan nak. Pedih nasibmu, sakit batinmu, sendu nasib akhiratku dan kisah hidupmu.. Jangan kau bangga duhai anakku,
    Jika Bunda dan Ayahmu terkenal jago di Dunia melainkan lalai & buta perkara agama. Malu lah anakku, malu lah.

    Jadikanlah ini kesedihan terbesarmu.
    Maka jika kelak kamu berumah tangga, nasihat inilah yang kan kamu ingat—bahwa dirimu harus menjadi madrasah terbaik bagi anak-anakmu kelak.

    Kita ada, bukan untuk menyalahkan kesalahan orang tua kita terdahulu. Justru kita ada, untuk memperbaiki masa depan anak-anak kita di masa yang akan datang, dengan merubah diri kita yang sekarang.. Perubahan datang diawali dengan diri sendiri, bkn dengan menyalahkan masa lalu pribadi.. Keluargamu, ujianmu. Tabahlah.

    Sesungguhnya nikmat terbesar dalam berumah tangga, adalah mendapatkan pasangan yang mampu menuntunmu dalam perkara agama. Keturunan yang shalih dan shalihah, serta memiliki keturunan yang mampu menjadi tombak bagi keluarga dan agamanya.. Sibuklah menjadi, bukan menyalahkan yang lalu.

    Jangan sampai kita menjadi salah satunya.. jangan sampai kita menjadi pelakunya.. 1. entah itu sebagai orang tua yang menangis di akhirat karena anaknya,
    2. atau menjadi orang tua yang membuat anaknya menangis karena dirinya sendiri tak mampu menarik kedua orang tuanya agar jauh dari siksaan api neraka.. 3. atau menjadi anak yang membuat orang tuanya menangis karena tak mampu menarik mereka dari neraka..
    ______
    Barakallahum fiikum..
    Was written down through the tears..
    Halal untuk di share..
    =copas=

  •  82  2  21 June, 2020
  • MELAPANGKAN JIWA
Mengapa orang-orang yang bahagia dan damai hatinya lebih mudah bertumbuh?
Karena;
Tak ada waktu baginya untuk mengeluhkan keadaan.
Hatinya penuh syukur.
Tak ada waktu baginya untuk memikirkan ujaran kebencian, cacian, dan hinaan orang lain.
Hatinya lapang.
Tak ada waktu baginya untuk mendendam dan membenci.
Hatinya penuh cinta.
Tak ada waktu baginya untuk memandang rendah orang lain.
Hatinya tawadhu.
Tak ada waktu baginya untuk merasa puas dan bangga diri.
Selalu haus ilmu.
MasyaaAllah, semoga kita sungguh-sungguh mengupayakan kondisi hati yang seperti ini.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • MELAPANGKAN JIWA
    Mengapa orang-orang yang bahagia dan damai hatinya lebih mudah bertumbuh?
    Karena;
    Tak ada waktu baginya untuk mengeluhkan keadaan.
    Hatinya penuh syukur.
    Tak ada waktu baginya untuk memikirkan ujaran kebencian, cacian, dan hinaan orang lain.
    Hatinya lapang.
    Tak ada waktu baginya untuk mendendam dan membenci.
    Hatinya penuh cinta.
    Tak ada waktu baginya untuk memandang rendah orang lain.
    Hatinya tawadhu.
    Tak ada waktu baginya untuk merasa puas dan bangga diri.
    Selalu haus ilmu.
    MasyaaAllah, semoga kita sungguh-sungguh mengupayakan kondisi hati yang seperti ini.
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  62  0  19 June, 2020
  • KHAWATIR PADA TEMPATNYA 
Persoalan rezeki; biaya hidup yang semakin mahal, kondisi keuangan yang begitu2 saja, karir pekerjaan yang seolah stuck, usaha yang sulit berkembang, cicilan hutang yang tak kunjung selesai, atau hal2 lain yang menjadi turunan2nya, seringkali menjadi topik besar yang kita khawatirkan
.
Padahal tau gak sih?,
Sebuah riset menunjukkan bahwa orang-orang yang selalu terbebani dengan pikiran dan perasaan serba kekurangan, justru akan menghambat mereka untuk memiliki nasib yang lebih baik.
.
Karena alokasi energi otak terserap cukup besar untuk memikirkan kekurangan demi kekurangan itu dan habis sudah untuk bisa berpikir kreatif berupaya mengubah nasib menjadi lebih baik. .
Riset menarik yang dilakukan oleh Eldar Shafir (Professor ekonomi dari Yale University) dan Sendhil Mullainathan (Guru besar Ekonomi dari Harvard University) ini menjawab mengapa orang2 kaya semakin kaya, orang2 miskin tetap miskin, dan orang2 yang kekurangan akan cenderung bertahan selamanya dalam kondisi seperti itu.
.
Sahabat-sahabat fillah,
Kesalahan terbesar dalam hidup adalah mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin, namun mengabaikan apa yang belum dijamin. .
Dalam urusan rezeki, mestinya tak perlulah kita banyak2 khawatir. Tenangkanlah hati dan istirahatkanlah diri kita dari berlelah-lelah memikirkan rezeki. .
Karena hewan melata yang tidak punya alat gerak sekalipun berada dalam jaminanNya. Apalah lagi manusia yang punya sebaik-baik dan seindah-indahnya bentuk. Alokasikan fokus pikiran dan perasaan kita pada tempat yang semestinya.
Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat. 
Bukankah tugas kita hanya taat? .
Petunjuk dan bimbingan datang dari taat; ditunjukkan jalan2 rezeki terbaik, dibukakan peluang2 yang tak terpikirkan sebelumnya, diperlihatkan solusi yang tidak terduga, dipertemukan dengan orang2 yang tepat, dituntun tiap langkah dalam setiap pengambilan keputusan, semua itu datangnya dari taat.
Tanpa taat, dunia datang memperbudak.
Dengan taat, dunia datang tertunduk hina. .
Sekali lagi, 
Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat. 
Bukankah tugas kita hanya taat? .
Lanjut di komen
  • KHAWATIR PADA TEMPATNYA
    Persoalan rezeki; biaya hidup yang semakin mahal, kondisi keuangan yang begitu2 saja, karir pekerjaan yang seolah stuck, usaha yang sulit berkembang, cicilan hutang yang tak kunjung selesai, atau hal2 lain yang menjadi turunan2nya, seringkali menjadi topik besar yang kita khawatirkan
    .
    Padahal tau gak sih?,
    Sebuah riset menunjukkan bahwa orang-orang yang selalu terbebani dengan pikiran dan perasaan serba kekurangan, justru akan menghambat mereka untuk memiliki nasib yang lebih baik.
    .
    Karena alokasi energi otak terserap cukup besar untuk memikirkan kekurangan demi kekurangan itu dan habis sudah untuk bisa berpikir kreatif berupaya mengubah nasib menjadi lebih baik. .
    Riset menarik yang dilakukan oleh Eldar Shafir (Professor ekonomi dari Yale University) dan Sendhil Mullainathan (Guru besar Ekonomi dari Harvard University) ini menjawab mengapa orang2 kaya semakin kaya, orang2 miskin tetap miskin, dan orang2 yang kekurangan akan cenderung bertahan selamanya dalam kondisi seperti itu.
    .
    Sahabat-sahabat fillah,
    Kesalahan terbesar dalam hidup adalah mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin, namun mengabaikan apa yang belum dijamin. .
    Dalam urusan rezeki, mestinya tak perlulah kita banyak2 khawatir. Tenangkanlah hati dan istirahatkanlah diri kita dari berlelah-lelah memikirkan rezeki. .
    Karena hewan melata yang tidak punya alat gerak sekalipun berada dalam jaminanNya. Apalah lagi manusia yang punya sebaik-baik dan seindah-indahnya bentuk. Alokasikan fokus pikiran dan perasaan kita pada tempat yang semestinya.
    Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat.
    Bukankah tugas kita hanya taat? .
    Petunjuk dan bimbingan datang dari taat; ditunjukkan jalan2 rezeki terbaik, dibukakan peluang2 yang tak terpikirkan sebelumnya, diperlihatkan solusi yang tidak terduga, dipertemukan dengan orang2 yang tepat, dituntun tiap langkah dalam setiap pengambilan keputusan, semua itu datangnya dari taat.
    Tanpa taat, dunia datang memperbudak.
    Dengan taat, dunia datang tertunduk hina. .
    Sekali lagi,
    Yang perlu kita khawatirkan adalah seberapa sungguh2 kita dalam taat.
    Bukankah tugas kita hanya taat? .
    Lanjut di komen

  •  98  7  18 June, 2020
  • MENYIAPKAN YANG AKAN DITINGGALKAN
Yuk kita bayangkan, saat kita berada di ujung kehidupan, apa kiranya yang akan kita sesalkan?
.
• Kurang banyak tabungan yang disimpan?
• Kurang banyak memiliki asset idaman?
• Nggak kesampaian punya mobil impian?
.
Saya yakin, bukan...
Yang akan jadi penyesalan adalah;
• Kurang seriusnya kita dalam ketaatan.
• Kurang meluangkan waktu untuk membangun hubungan dengan orang-orang kesayangan.
• Kurang banyak harta yang disedekahkan.

Waktu hidup kita habis 'nggak karuan', sibuk mengumpulkan sesuatu yang ujungnya akan ditinggalkan.
.
Bukankah pada akhirnya semua yang kita miliki akan dilepaskan? Baik dengan rela atau dipaksa, karena sejatinya semua cuma titipan
Sebagaimana yang Nabi katakan, apa yang kita pakai akan jadi usang, dan apa yang kita makan akan jadi kotoran.
.
Maka rezeki yang harusnya kita harapkan adalah apa-apa yang kita berikan di jalan kebaikan.
Amal yang terus mengalir adalah sebaik-baiknya warisan yang harus sungguh-sungguh kita perjuangkan. Karena usia kita punya batasan. Semoga dengan amal itu, kita terselamatkan.
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • MENYIAPKAN YANG AKAN DITINGGALKAN
    Yuk kita bayangkan, saat kita berada di ujung kehidupan, apa kiranya yang akan kita sesalkan?
    .
    • Kurang banyak tabungan yang disimpan?
    • Kurang banyak memiliki asset idaman?
    • Nggak kesampaian punya mobil impian?
    .
    Saya yakin, bukan...
    Yang akan jadi penyesalan adalah;
    • Kurang seriusnya kita dalam ketaatan.
    • Kurang meluangkan waktu untuk membangun hubungan dengan orang-orang kesayangan.
    • Kurang banyak harta yang disedekahkan.

    Waktu hidup kita habis 'nggak karuan', sibuk mengumpulkan sesuatu yang ujungnya akan ditinggalkan.
    .
    Bukankah pada akhirnya semua yang kita miliki akan dilepaskan? Baik dengan rela atau dipaksa, karena sejatinya semua cuma titipan
    Sebagaimana yang Nabi katakan, apa yang kita pakai akan jadi usang, dan apa yang kita makan akan jadi kotoran.
    .
    Maka rezeki yang harusnya kita harapkan adalah apa-apa yang kita berikan di jalan kebaikan.
    Amal yang terus mengalir adalah sebaik-baiknya warisan yang harus sungguh-sungguh kita perjuangkan. Karena usia kita punya batasan. Semoga dengan amal itu, kita terselamatkan.
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  48  0  17 June, 2020
  • Tidaklah sekali-kali Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Bahkan sebenarnya, Allah akan menggantinya bagi si hamba dengan yang lebih baik jika bersabar dan berharap pahala dari-Nya.
Jadi, janganlah meratapi musibah yang menimpa diri. Sesungguhnya Allah tengah mempersiapkan surga baginya. Pahala dan ganti yang besar telah menantinya jika ia lulus dalam ‘ujian’ kehidupan
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • Tidaklah sekali-kali Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Bahkan sebenarnya, Allah akan menggantinya bagi si hamba dengan yang lebih baik jika bersabar dan berharap pahala dari-Nya.
    Jadi, janganlah meratapi musibah yang menimpa diri. Sesungguhnya Allah tengah mempersiapkan surga baginya. Pahala dan ganti yang besar telah menantinya jika ia lulus dalam ‘ujian’ kehidupan
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  88  3  15 June, 2020
  • Surga sangat rindu terhadap empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Quran, orang yang memelihara lisan, orang yang memberi makan terhadap orang-orang yang lapar serta orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.”
Berikut 4 golongan yang selalu dirindukan surga.
Pembaca Al-Quran.
.
Selain dapat menentramkan hati, membaca Al-Quran juga bisa mengantarkan pembacanya ke derajat tertinggi di surga. Nabi SAW bersabda, “Bacalah (Al-Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu pada kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).
.
Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mengumpat, menyakiti orang lain melalui lisannya.
.
Disebutkan dalam sebuah hadis, “Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang hanya melaksanakan shalat wajib saja dan hanya bersedekah dengan sepotong keju namun dia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Nabi SAW menjawab, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari).
.
Orang yang memberi makan terhadap orang lapar.
Nabi SAW bersabda, “Siapapun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan. Pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dan buah-buahan surga.” (HR. Tirmidzi).
.
Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.
Nabi SAW bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Al-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).
.
Itulah sebagian golongan yang selalu dirindukan oleh surga Allah SWT. semoga kita selalu diberikan keteguhan hati oleh Allah SWT untuk meraih surga-Nya dan selalu menjadi golongan yang dirindukan oleh surga.
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
.
Credit: @mami_welly
  • Surga sangat rindu terhadap empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Quran, orang yang memelihara lisan, orang yang memberi makan terhadap orang-orang yang lapar serta orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.”
    Berikut 4 golongan yang selalu dirindukan surga.
    Pembaca Al-Quran.
    .
    Selain dapat menentramkan hati, membaca Al-Quran juga bisa mengantarkan pembacanya ke derajat tertinggi di surga. Nabi SAW bersabda, “Bacalah (Al-Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu pada kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).
    .
    Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mengumpat, menyakiti orang lain melalui lisannya.
    .
    Disebutkan dalam sebuah hadis, “Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang hanya melaksanakan shalat wajib saja dan hanya bersedekah dengan sepotong keju namun dia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Nabi SAW menjawab, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari).
    .
    Orang yang memberi makan terhadap orang lapar.
    Nabi SAW bersabda, “Siapapun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan. Pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dan buah-buahan surga.” (HR. Tirmidzi).
    .
    Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.
    Nabi SAW bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Al-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).
    .
    Itulah sebagian golongan yang selalu dirindukan oleh surga Allah SWT. semoga kita selalu diberikan keteguhan hati oleh Allah SWT untuk meraih surga-Nya dan selalu menjadi golongan yang dirindukan oleh surga.
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
    .
    Credit: @mami_welly

  •  5  0  14 June, 2020
  • Ada banyak temuan tulisan kata untuk mengamini itu dan beberapa penulisan kata tsb seperti “Amin, Aamin, Amiin, dan Aamiin”yang sering kita temui di komentar facebook, mention twitter, dan social network lainnya.
Mungkin kita sebagai manusia awam, tidak begitu memperhatikan tata penulisan 4 kata yang bergaris miring dan bold di atas bahkan kita tidak tahu apa arti/makna dari kata itu. Pokoknya kita tulis saja, kan udah biasa
Dalam Bahasa Arab (Alughotul ‘Arobiyah) terdapat banyak sekali jenis kata yang pengucapannya hampir-hampir sama, bila didengarkan lafadznya juga sama, namun susah bila harus dituliskan dan berbeda arti/makna. Dari sekian banyak jenis kata itu diantaranya adalah kata “AMIN, AAMIN, AMIIN, dan AAMIIN”, Saat diucapkan kedengarannya sama – (silahkan kalian praktikan) -, namun 4 kata itu memiliki arti/makna yang bebeda.
Berikut terjemahan/arti/makna 4 kata tsb:

AMIN = Aman

AAMIN = Meminta Pertolongan

AMIIN = Jujur, bentuk lainnya adalah Amanah.

AAMIIN = Kabulkan doa kami. Ini berdasarkan fi’il (kata kerja salam Bahasa Arab) merupakan permohon kepada Allah SWT agar doa kita diijabahkan, dikabulkan-Nya.

saran saya sebaiknya yang benar bila kita dapat ucapan doa via SMS, Twitter, Facebook, WeChat, dll hendaklah kita membalasnya dengan menuliskan kata “AAMIIN” bukan amin yang lain :)
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • Ada banyak temuan tulisan kata untuk mengamini itu dan beberapa penulisan kata tsb seperti “Amin, Aamin, Amiin, dan Aamiin”yang sering kita temui di komentar facebook, mention twitter, dan social network lainnya.
    Mungkin kita sebagai manusia awam, tidak begitu memperhatikan tata penulisan 4 kata yang bergaris miring dan bold di atas bahkan kita tidak tahu apa arti/makna dari kata itu. Pokoknya kita tulis saja, kan udah biasa
    Dalam Bahasa Arab (Alughotul ‘Arobiyah) terdapat banyak sekali jenis kata yang pengucapannya hampir-hampir sama, bila didengarkan lafadznya juga sama, namun susah bila harus dituliskan dan berbeda arti/makna. Dari sekian banyak jenis kata itu diantaranya adalah kata “AMIN, AAMIN, AMIIN, dan AAMIIN”, Saat diucapkan kedengarannya sama – (silahkan kalian praktikan) -, namun 4 kata itu memiliki arti/makna yang bebeda.
    Berikut terjemahan/arti/makna 4 kata tsb:

    AMIN = Aman

    AAMIN = Meminta Pertolongan

    AMIIN = Jujur, bentuk lainnya adalah Amanah.

    AAMIIN = Kabulkan doa kami. Ini berdasarkan fi’il (kata kerja salam Bahasa Arab) merupakan permohon kepada Allah SWT agar doa kita diijabahkan, dikabulkan-Nya.

    saran saya sebaiknya yang benar bila kita dapat ucapan doa via SMS, Twitter, Facebook, WeChat, dll hendaklah kita membalasnya dengan menuliskan kata “AAMIIN” bukan amin yang lain :)
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  114  1  14 June, 2020
  • SERIUS MEMINTA MAAF

Imam Ibnu Hubairah rahimahullah (w. 560 H). Salah satu ulama besar mazhab Hambali. Sekaligus menjabat menteri di masa Daulah Abbasiyah. Walau sibuk dengan urusan kementerian, beliau tidak meninggalkan kegiatan dakwah. Kajian rutin beliau biasa dihadiri oleh para ulama lintas madzhab juga para santri.

Suatu hari beliau mengisi kajian Fiqih. Di tengah kajian ada seorang ulama mazhab Maliki yang komplain. Mengritik salah satu poin kajian. Maka Ibnu Hubairah pun segera membuka kembali berbagai referensi. Untuk memastikan benar tidaknya kritikan tersebut. Ternyata kritikan tersebut keliru.

Namun sang ulama Maliki tetap ngotot dan terus mendebat. Bahkan dengan mengangkat suara tinggi di majlis.

Sang Menteri; Ibnu Hubairah tidak kuasa menahan emosi. Beliau berkata, “Aku sudah datangkan berbagai referensi, tapi engkau tetap ngotot dengan pendapatmu! Engkau manusia atau binatang?!”. Tidak lama kemudian pengajian berakhir.

Keesokan harinya kajian diadakan kembali. Sebelum dimulai, di hadapan hadirin, Ibnu Hubairah berkata terhadap sang ulama Maliki, “Sungguh aku mohon maaf atas kejadian kemarin. Silahkan ucapkan kalimat serupa padaku. Sebagai bentuk qisos. Aku bukanlah siapa-siapa. Aku sama dengan kalian”. Beliau terus memohon dengan berbagai ungkapan yang sangat menyentuh.

Sehingga para santri dan jamaah terharu dengan kerendahhatian beliau. Bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata.

Sang ulama Maliki berkata, “Justru kemarin aku yang salah. Akulah yang lebih layak untuk meminta maaf”. Salah seorang ulama yang hadir mengusulkan, “Jika engkau tidak mau melakukan qisos, bagaimana bila Engkau meminta tebusan kepada beliau?”. Dia menjawab, “Kebaikan Sang Menteri kepadaku sudah terlampau banyak”. Setelah didesak-desak, akhirnya dia berkata, “Aku punya tanggungan hutang sekian”. Maka Ibnu Hubairah; sang Menteri pun memberi ulama tersebut seratus dinar untuk melunasi hutangnya. Plus seratus dinar lagi untuk menebus kata-kata kasar beliau. 
Berarti total yang diberikan beliau sekitar setengah milyar rupiah!

Allahu akbar!

Begitulah kira-kira gambaran prosedur ideal meminta maaf. Jika kita pernah menyakiti seseorang, mohon maaflah dengan
  • SERIUS MEMINTA MAAF

    Imam Ibnu Hubairah rahimahullah (w. 560 H). Salah satu ulama besar mazhab Hambali. Sekaligus menjabat menteri di masa Daulah Abbasiyah. Walau sibuk dengan urusan kementerian, beliau tidak meninggalkan kegiatan dakwah. Kajian rutin beliau biasa dihadiri oleh para ulama lintas madzhab juga para santri.

    Suatu hari beliau mengisi kajian Fiqih. Di tengah kajian ada seorang ulama mazhab Maliki yang komplain. Mengritik salah satu poin kajian. Maka Ibnu Hubairah pun segera membuka kembali berbagai referensi. Untuk memastikan benar tidaknya kritikan tersebut. Ternyata kritikan tersebut keliru.

    Namun sang ulama Maliki tetap ngotot dan terus mendebat. Bahkan dengan mengangkat suara tinggi di majlis.

    Sang Menteri; Ibnu Hubairah tidak kuasa menahan emosi. Beliau berkata, “Aku sudah datangkan berbagai referensi, tapi engkau tetap ngotot dengan pendapatmu! Engkau manusia atau binatang?!”. Tidak lama kemudian pengajian berakhir.

    Keesokan harinya kajian diadakan kembali. Sebelum dimulai, di hadapan hadirin, Ibnu Hubairah berkata terhadap sang ulama Maliki, “Sungguh aku mohon maaf atas kejadian kemarin. Silahkan ucapkan kalimat serupa padaku. Sebagai bentuk qisos. Aku bukanlah siapa-siapa. Aku sama dengan kalian”. Beliau terus memohon dengan berbagai ungkapan yang sangat menyentuh.

    Sehingga para santri dan jamaah terharu dengan kerendahhatian beliau. Bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata.

    Sang ulama Maliki berkata, “Justru kemarin aku yang salah. Akulah yang lebih layak untuk meminta maaf”. Salah seorang ulama yang hadir mengusulkan, “Jika engkau tidak mau melakukan qisos, bagaimana bila Engkau meminta tebusan kepada beliau?”. Dia menjawab, “Kebaikan Sang Menteri kepadaku sudah terlampau banyak”. Setelah didesak-desak, akhirnya dia berkata, “Aku punya tanggungan hutang sekian”. Maka Ibnu Hubairah; sang Menteri pun memberi ulama tersebut seratus dinar untuk melunasi hutangnya. Plus seratus dinar lagi untuk menebus kata-kata kasar beliau.
    Berarti total yang diberikan beliau sekitar setengah milyar rupiah!

    Allahu akbar!

    Begitulah kira-kira gambaran prosedur ideal meminta maaf. Jika kita pernah menyakiti seseorang, mohon maaflah dengan

  •  66  3  12 June, 2020
  • Surga sangat rindu terhadap empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Quran, orang yang memelihara lisan, orang yang memberi makan terhadap orang-orang yang lapar serta orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.”
Berikut 4 golongan yang selalu dirindukan surga.
Pembaca Al-Quran.
Selain dapat menentramkan hati, membaca Al-Quran juga bisa mengantarkan pembacanya ke derajat tertinggi di surga. Nabi SAW bersabda, “Bacalah (Al-Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu pada kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).
Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mengumpat, menyakiti orang lain melalui lisannya.
Disebutkan dalam sebuah hadis, “Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang hanya melaksanakan shalat wajib saja dan hanya bersedekah dengan sepotong keju namun dia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Nabi SAW menjawab, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari).
Orang yang memberi makan terhadap orang lapar.
Nabi SAW bersabda, “Siapapun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan. Pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dan buah-buahan surga.” (HR. Tirmidzi).
Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.
Nabi SAW bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Al-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).
Itulah sebagian golongan yang selalu dirindukan oleh surga Allah SWT. semoga kita selalu diberikan keteguhan hati oleh Allah SWT untuk meraih surga-Nya dan selalu menjadi golongan yang dirindukan oleh surga.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • Surga sangat rindu terhadap empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Quran, orang yang memelihara lisan, orang yang memberi makan terhadap orang-orang yang lapar serta orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.”
    Berikut 4 golongan yang selalu dirindukan surga.
    Pembaca Al-Quran.
    Selain dapat menentramkan hati, membaca Al-Quran juga bisa mengantarkan pembacanya ke derajat tertinggi di surga. Nabi SAW bersabda, “Bacalah (Al-Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu pada kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).
    Orang yang selalu menjaga lisannya dari berkata kotor, mengumpat, menyakiti orang lain melalui lisannya.
    Disebutkan dalam sebuah hadis, “Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang hanya melaksanakan shalat wajib saja dan hanya bersedekah dengan sepotong keju namun dia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Nabi SAW menjawab, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari).
    Orang yang memberi makan terhadap orang lapar.
    Nabi SAW bersabda, “Siapapun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan. Pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dan buah-buahan surga.” (HR. Tirmidzi).
    Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.
    Nabi SAW bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Al-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari).
    Itulah sebagian golongan yang selalu dirindukan oleh surga Allah SWT. semoga kita selalu diberikan keteguhan hati oleh Allah SWT untuk meraih surga-Nya dan selalu menjadi golongan yang dirindukan oleh surga.
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  98  1  10 June, 2020
  • Meski lidah merupakan nikmat yang besar, namun kita perlu mengetahui, bahwasanya lidah yang berfungsi untuk berbicara ini seperti senjata bermata dua. Yaitu dapat digunakan untuk taat kepada Allah, dan juga dapat digunakan untuk memperturutkan setan. Jika seorang hamba mempergunakan lidahnya untuk membaca Al-Qur`ân, berdzikir, berdoa kepada Allah, untuk amar ma’ruf, nahi munkar, atau untuk lainnya yang berupa ketaatan kepada Allah, maka inilah yang dituntut dari seorang mukmin, dan ini merupakan perwujudan syukur kepada Allah terhadap nikmat lidah. Sebaliknya, jika seseorang mempergunakan lidahnya untuk berdoa kepada selain Allah, berdusta, bersaksi palsu, melakukan ghibah, namimah, memecah belah umat Islam, merusak kehormatan seorang muslim, bernyanyi dengan lagu-lagu maksiat, atau lainnya yang berupa ketaatan kepada setan, maka ini diharamkan atas seorang mukmin, dan merupakan kekufuran kepada Allah terhadap nikmat lidah.[2] Dengan demikian, lidah manusia itu bisa menjadi faktor yang bisa mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah, namun juga bisa menyebabkan kecelakaan yang besar bagi pemiliknya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk keridhaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkannya beberapa derajat. Dan sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk kemurkaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam. [HR al-Bukhâri, no. 6478]. Referensi: https://almanhaj.or.id/14033-mengendalikan-lidah-2.html
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • Meski lidah merupakan nikmat yang besar, namun kita perlu mengetahui, bahwasanya lidah yang berfungsi untuk berbicara ini seperti senjata bermata dua. Yaitu dapat digunakan untuk taat kepada Allah, dan juga dapat digunakan untuk memperturutkan setan. Jika seorang hamba mempergunakan lidahnya untuk membaca Al-Qur`ân, berdzikir, berdoa kepada Allah, untuk amar ma’ruf, nahi munkar, atau untuk lainnya yang berupa ketaatan kepada Allah, maka inilah yang dituntut dari seorang mukmin, dan ini merupakan perwujudan syukur kepada Allah terhadap nikmat lidah. Sebaliknya, jika seseorang mempergunakan lidahnya untuk berdoa kepada selain Allah, berdusta, bersaksi palsu, melakukan ghibah, namimah, memecah belah umat Islam, merusak kehormatan seorang muslim, bernyanyi dengan lagu-lagu maksiat, atau lainnya yang berupa ketaatan kepada setan, maka ini diharamkan atas seorang mukmin, dan merupakan kekufuran kepada Allah terhadap nikmat lidah.[2] Dengan demikian, lidah manusia itu bisa menjadi faktor yang bisa mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah, namun juga bisa menyebabkan kecelakaan yang besar bagi pemiliknya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk keridhaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkannya beberapa derajat. Dan sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk kemurkaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam. [HR al-Bukhâri, no. 6478]. Referensi: https://almanhaj.or.id/14033-mengendalikan-lidah-2.html
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  48  1  10 June, 2020
  • .
SHOLAT adalah tiang agama. 
Dalam Islam, sholat lima waktu hukumnya wajib. Sholat lima waktu juga menjadi ciri seorang muslim
Jika dia sholat, itu artinya dia muslim. Namun, nyatanya tak sedikit orang Islam yang masih meninggalkan ibadah wajib ini dengan berbagai alasan. Ada yang bangun kesiangan, terlalu sibuk, badan terlanjur kotor, sedang diperjalanan, sakit, dan lebih parah lagi adalah alasan “malas”
.
Semoga tips diatas bisa membantu teman2 ya 😊
.
.

#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist  #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • .
    SHOLAT adalah tiang agama.
    Dalam Islam, sholat lima waktu hukumnya wajib. Sholat lima waktu juga menjadi ciri seorang muslim
    Jika dia sholat, itu artinya dia muslim. Namun, nyatanya tak sedikit orang Islam yang masih meninggalkan ibadah wajib ini dengan berbagai alasan. Ada yang bangun kesiangan, terlalu sibuk, badan terlanjur kotor, sedang diperjalanan, sakit, dan lebih parah lagi adalah alasan “malas”
    .
    Semoga tips diatas bisa membantu teman2 ya 😊
    .
    .

    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  99  3  9 June, 2020
  • Masuk surga karena dosa , ko bisa?

SEPERTINYA ada yang aneh dari judul diatas. Seharusnya kan pendosa ya yang balasannya neraka, dan ahli ibadah balasannya surga. Kok ini malah terbalik, pendosa yang masuk surga, sementara ahli ibadah masuk neraka? Whats Going on?
Baik. Perlu kita terlisik lebih dalam, ada apa kalimat yang bisa dikatakan terbalik itu? Ternyata oh ternyata. Pendosa bisa masuk surga adalah karena taubat. Loh, kenapa kok masih disebut pendosa, kan dia sudah taubat? Iya, dia mantan pendosa. Justru dengan dosanya, Allah mudahkan kakinya berjalan menuju surga.
Cukuplah dosa-dosa yang lalu membuatnya terpuruk. Terjerembab dalam kegelapan menjalani hidup. Taubat ini menjadikan pendosa berhak menerima surga. Taubatnya menjadi api membara yang menghapus karat-karat pada besi.
Dosa yang lama hinggap telah lenyap tak tersisa. Tetesan air taubat membuat hatinya menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Kehidupannya berubah drastis 180 derajat.
Ingat dengan kisah pembunuh 100 orang? Dia merupakan pendosa kelas kakap. Membunuh sampai berjumlah ratusan bisa disebut sebagai penjagal. Namun apa yang terjadi? Dia pun bertaubat, menyerahkan diri kepada Allah atas dosa-dosa yang telah diperbuat.
Allah menerima pengharapannya meski jalan menuju perubahan terhenti karena maut. Ya, dia pendosa yang masuk surga. Dia mantan pelaku dosa besar yang diperselisihkan oleh dua malaikat yang mendatanginya. Tapi dimenangkan oleh malaikat Rahmat. Malaikat yang menuntunnya ke Syurga.
Ada apa dengan ahli ibadah yang masuk neraka? Kita pasti menebak jika orang yang suka melakukan ibadah berarti masuk surga.
Namun ungkapan seperti itu bisa saja salah. Karena kita tidak tahu, apa yang ada dalam hati manusia tatkala ibadah. Memang secara lahiriyah melakukan gerakan yang terpuji, mulia, dan membuat orang terpana. Tapi bisa jadi hatinya kebalikan dari pada itu. Namun manusia hanya menilai dari hal luar saja. Tak memiliki kemampuan melihat sampai kedalam hati.
Itulah kenapa ada ahli ibadah yang ibadahnya justru menjerumuskan dirinya pada neraka. Sebab yang utama adalah ibadah yang niatnya melenceng jauh. Gerakan shalatnya agar dibilang bagus, shodaqohnya biar disebut dermawan, amal
  • Masuk surga karena dosa , ko bisa?

    SEPERTINYA ada yang aneh dari judul diatas. Seharusnya kan pendosa ya yang balasannya neraka, dan ahli ibadah balasannya surga. Kok ini malah terbalik, pendosa yang masuk surga, sementara ahli ibadah masuk neraka? Whats Going on?
    Baik. Perlu kita terlisik lebih dalam, ada apa kalimat yang bisa dikatakan terbalik itu? Ternyata oh ternyata. Pendosa bisa masuk surga adalah karena taubat. Loh, kenapa kok masih disebut pendosa, kan dia sudah taubat? Iya, dia mantan pendosa. Justru dengan dosanya, Allah mudahkan kakinya berjalan menuju surga.
    Cukuplah dosa-dosa yang lalu membuatnya terpuruk. Terjerembab dalam kegelapan menjalani hidup. Taubat ini menjadikan pendosa berhak menerima surga. Taubatnya menjadi api membara yang menghapus karat-karat pada besi.
    Dosa yang lama hinggap telah lenyap tak tersisa. Tetesan air taubat membuat hatinya menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Kehidupannya berubah drastis 180 derajat.
    Ingat dengan kisah pembunuh 100 orang? Dia merupakan pendosa kelas kakap. Membunuh sampai berjumlah ratusan bisa disebut sebagai penjagal. Namun apa yang terjadi? Dia pun bertaubat, menyerahkan diri kepada Allah atas dosa-dosa yang telah diperbuat.
    Allah menerima pengharapannya meski jalan menuju perubahan terhenti karena maut. Ya, dia pendosa yang masuk surga. Dia mantan pelaku dosa besar yang diperselisihkan oleh dua malaikat yang mendatanginya. Tapi dimenangkan oleh malaikat Rahmat. Malaikat yang menuntunnya ke Syurga.
    Ada apa dengan ahli ibadah yang masuk neraka? Kita pasti menebak jika orang yang suka melakukan ibadah berarti masuk surga.
    Namun ungkapan seperti itu bisa saja salah. Karena kita tidak tahu, apa yang ada dalam hati manusia tatkala ibadah. Memang secara lahiriyah melakukan gerakan yang terpuji, mulia, dan membuat orang terpana. Tapi bisa jadi hatinya kebalikan dari pada itu. Namun manusia hanya menilai dari hal luar saja. Tak memiliki kemampuan melihat sampai kedalam hati.
    Itulah kenapa ada ahli ibadah yang ibadahnya justru menjerumuskan dirinya pada neraka. Sebab yang utama adalah ibadah yang niatnya melenceng jauh. Gerakan shalatnya agar dibilang bagus, shodaqohnya biar disebut dermawan, amal

  •  45  2  7 April, 2020
  • Bun, masih punya hutang puasakah? Sebentar lagi Ramadhan, yuuk dilunasin
.
Mengganti utang puasa (qadha) tidak harus dilakukan dengan segera. Boleh seseorang menunda mengganti utang puasanya  sampai datangnya bulan Sya’ban di tahun tersebut. Ini ditunjukkan oleh perkataan Aisyah radhiyallahu ‘anha,
. 
كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ  مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إلاَّ فِي شَعْبَانَ . 📋“Pernah aku memiliki utang puasa dari bulan Ramadhan, dan aku tak mampu mengqadhanya kecuali pada bulan Sya’ban” [HR. Bukhari (1950) dan Muslim (1146)] Berkata al Hafidz Ibnu Hajar al Atsqalaniy rahimahullah: “Dalam hadits ini ada dalil yang menunjukkan bolehnya menunda qadha Ramadhan. Sama saja apakah karena udzur atau tanpa udzur” [al Fath: 3/191]. Akan tetapi disunnahkan seseorang bersegera membayar utang puasanya berdasarkan keumuman firman Allah,
. 
أُولَئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
.
“Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya” [QS. Al Mukminun: 61][1]
. 
Syeikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah menyebutkan beberapa faidah hadits ini di antaranya:
.
➡️1. Bolehnya menunda qadha Ramadhan sampai datangnya bulan Sya’ban
.
➡️2. Yang utama adalah seseorang bersegera dalam mengqadha puasanya, kerena Aisyah radhiyallahu ‘anha terlambat mengqadha puasanya karena adanya udzur disebabkan beliau radhiyallahu ‘anha tidak mampu menggantinya dengan segera.
.
➡️3. Haramnya menunda qadha sampai Ramadhan berikutnya, karena Aisyah menjadikan bulan Sya’ban sebagai akhir qadha.
.
➡️4. Menyebutkan alasan ketika meninggalkan amalan yang lebih utama agar tidak dianggap sebagai (kebaikan) dan agar tidak dijadikan contoh oleh orang lain.[2]
.
Semoga hadits ini bisa memberikan banyak pelajaran kepada kita dalam menjalankan perintah Allah dan Rasulu-Nya serta meninggalkan laranganNya.
____
[1] Kitab Shahih Fiqh as Sunnah:2/129
[2] Tanbihul Afham Syarh Umdatul Ahkam: 2/61
.
Yuuk bayar hutang,
Semoga Allah mudahkan! .

sumber: channel mulia dengan sunnah
  • Bun, masih punya hutang puasakah? Sebentar lagi Ramadhan, yuuk dilunasin
    .
    Mengganti utang puasa (qadha) tidak harus dilakukan dengan segera. Boleh seseorang menunda mengganti utang puasanya sampai datangnya bulan Sya’ban di tahun tersebut. Ini ditunjukkan oleh perkataan Aisyah radhiyallahu ‘anha,
    .
    كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إلاَّ فِي شَعْبَانَ . 📋“Pernah aku memiliki utang puasa dari bulan Ramadhan, dan aku tak mampu mengqadhanya kecuali pada bulan Sya’ban” [HR. Bukhari (1950) dan Muslim (1146)] Berkata al Hafidz Ibnu Hajar al Atsqalaniy rahimahullah: “Dalam hadits ini ada dalil yang menunjukkan bolehnya menunda qadha Ramadhan. Sama saja apakah karena udzur atau tanpa udzur” [al Fath: 3/191]. Akan tetapi disunnahkan seseorang bersegera membayar utang puasanya berdasarkan keumuman firman Allah,
    .
    أُولَئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
    .
    “Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya” [QS. Al Mukminun: 61][1]
    .
    Syeikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah menyebutkan beberapa faidah hadits ini di antaranya:
    .
    ➡️1. Bolehnya menunda qadha Ramadhan sampai datangnya bulan Sya’ban
    .
    ➡️2. Yang utama adalah seseorang bersegera dalam mengqadha puasanya, kerena Aisyah radhiyallahu ‘anha terlambat mengqadha puasanya karena adanya udzur disebabkan beliau radhiyallahu ‘anha tidak mampu menggantinya dengan segera.
    .
    ➡️3. Haramnya menunda qadha sampai Ramadhan berikutnya, karena Aisyah menjadikan bulan Sya’ban sebagai akhir qadha.
    .
    ➡️4. Menyebutkan alasan ketika meninggalkan amalan yang lebih utama agar tidak dianggap sebagai (kebaikan) dan agar tidak dijadikan contoh oleh orang lain.[2]
    .
    Semoga hadits ini bisa memberikan banyak pelajaran kepada kita dalam menjalankan perintah Allah dan Rasulu-Nya serta meninggalkan laranganNya.
    ____
    [1] Kitab Shahih Fiqh as Sunnah:2/129
    [2] Tanbihul Afham Syarh Umdatul Ahkam: 2/61
    .
    Yuuk bayar hutang,
    Semoga Allah mudahkan! .

    sumber: channel mulia dengan sunnah

  •  29  1  6 April, 2020
  • Dialihbahasakan oleh: Fuad Hamzah Baraba⁣
✍️ Ustadz Abu yahya badrusalam hafizhahullah[Hikmah dari corona]
.
.
MasyaAllah akhir2 ini rame banget bumi ini gara2 wabah virus corona, Sudah ribuan orang terkena virus ini dan sebagian besar Alhamdulillah disembuhkan oleh Allah..
.
Tentu saja atas peristiwa besar ini mari kita ambil sisi positifnya agar kita mengevaluasi dan menjadikan semangat untuk perbaikan diri.. Soo apa sajakah itu?
.
1. Menjaga dari salaman fisik, kebayang ga seluruh dunia tuh klo salaman kaya salaman ke bukan mahram, yg artinya salaman kek gini tuh selain terhindar dri dosa juga bisa menghindar dri virus2 menular
.
2. Menjaga dri ikhtilat, sebab utama virus ini cepat menular tak lain karna bercampur baur antar manusia, maka dri ini kita melihat manfaat menjaga diri dari ikhtilat tuh ada sisi kesehatannya
.
.
3. Mendekatkan diri ke Allah, siapalagi yang memberikan penyakit, menyembuhkan bahkan melindungi kalau tidak dri Allah yang maha kuasa, soo sudah semestinya kita meminta perlindungan ke Allah
.
4. Reminder akhir zaman, dri peristiwa ini juga mengingatkan klo kita tuh udh deket dgn kiamat, wabah, bencana alam, peperangan dll sudah mulai marak, soo mari kita mempersiapkan diri tuk menghadapi ini
.
5. Rutin menjaga kesahatan dan kebersihan.. Semua orang skarang sadar penyakit dapat dihindari klo kita selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, karna Allah juga suka sama orang yg menjaga kedua hal itu

#mamiwelly #wanitamuslimah #dakwahtauhid #jalankeajaiban #magnetrezeki #katamutiara #dakwah #islam #katacinta #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword
  • Dialihbahasakan oleh: Fuad Hamzah Baraba⁣
    ✍️ Ustadz Abu yahya badrusalam hafizhahullah[Hikmah dari corona]
    .
    .
    MasyaAllah akhir2 ini rame banget bumi ini gara2 wabah virus corona, Sudah ribuan orang terkena virus ini dan sebagian besar Alhamdulillah disembuhkan oleh Allah..
    .
    Tentu saja atas peristiwa besar ini mari kita ambil sisi positifnya agar kita mengevaluasi dan menjadikan semangat untuk perbaikan diri.. Soo apa sajakah itu?
    .
    1. Menjaga dari salaman fisik, kebayang ga seluruh dunia tuh klo salaman kaya salaman ke bukan mahram, yg artinya salaman kek gini tuh selain terhindar dri dosa juga bisa menghindar dri virus2 menular
    .
    2. Menjaga dri ikhtilat, sebab utama virus ini cepat menular tak lain karna bercampur baur antar manusia, maka dri ini kita melihat manfaat menjaga diri dari ikhtilat tuh ada sisi kesehatannya
    .
    .
    3. Mendekatkan diri ke Allah, siapalagi yang memberikan penyakit, menyembuhkan bahkan melindungi kalau tidak dri Allah yang maha kuasa, soo sudah semestinya kita meminta perlindungan ke Allah
    .
    4. Reminder akhir zaman, dri peristiwa ini juga mengingatkan klo kita tuh udh deket dgn kiamat, wabah, bencana alam, peperangan dll sudah mulai marak, soo mari kita mempersiapkan diri tuk menghadapi ini
    .
    5. Rutin menjaga kesahatan dan kebersihan.. Semua orang skarang sadar penyakit dapat dihindari klo kita selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, karna Allah juga suka sama orang yg menjaga kedua hal itu

    #mamiwelly  #wanitamuslimah  #dakwahtauhid  #jalankeajaiban  #magnetrezeki  #katamutiara  #dakwah  #islam  #katacinta  #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword

  •  67  0  3 April, 2020
  • Kabar Gembira
Barangsiapa yang tinggal di rumahnya ketika terjadi wabah, maka dia mendapatkan pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia.
عَنْ عَائِشَةَ -رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا-، أَنَّهَا قَالَتْ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الطَّاعُونِ، فَأَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أَنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللَّهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ، فَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ، فَلَيْسَ مِنْ رَجُلٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ، فَيَمْكُثُ فِي بَيْتِهِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ، إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ ".⁣
.
.
.
Dari Aisyah radhiallahu 'anha, bahwasanya dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang wabah (tha'un), maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan kepadaku:
.
.
.
.
"Bahwasannya wabah (tha'un) itu adalah adzab yang Allah kirim kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah jadikan sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Tidaklah seseorang yang ketika terjadi wabah (tha'un) dia tinggal di rumahnya, bersabar dan berharap pahala (di sisi Allah) dia yakin bahwasanya tidak akan menimpanya kecuali apa yang ditetapkan Allah untuknya, maka dia akan mendapatkan seperti pahala syahid".
.
.
.
📚إسناده صحيح على شرط البخاري • أخرجه البخاري (٣٤٧٤)، والنسائي في «السنن الكبرى» (٧٥٢٧)، وأحمد (٢٦١٣٩) واللفظ له.⁣
.
.
.
Sanadnya shahih sesuai dengan syarat Al-Bukhari. Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (3474), An-Nasa'i dalam As-Sunan Al-Kubra (7527), Ahmad (26139) dan lafadz ini adalah lafadz riwayat Ahmad. ⁣
.
.
.
.
📗🖌قال ابن حجر رحمه الله : "اقتضى منطوقه أن من اتصف بالصفات المذكورة يحصل له أجر الشهيد وإن لم يمت "
📚[فتح الباري (194/10)]📚
.
.
.
Ibnu Hajar rahimahullah berkata: konsekuensi manthuq ( makna eksplisit) hadits ini adalah, orang yang memiliki sifat yang disebut pada hadits tersebut akan mendapatkan pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia. (Fathul Bari: 10:194).
.
.
Dialihbahasakan oleh: Fuad Hamzah Baraba⁣
✍️ Ustadz Abu yahya badrusalam hafizhahullah
  • Kabar Gembira
    Barangsiapa yang tinggal di rumahnya ketika terjadi wabah, maka dia mendapatkan pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia.
    عَنْ عَائِشَةَ -رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا-، أَنَّهَا قَالَتْ : سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الطَّاعُونِ، فَأَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أَنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللَّهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ، فَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ، فَلَيْسَ مِنْ رَجُلٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ، فَيَمْكُثُ فِي بَيْتِهِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ، إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ ".⁣
    .
    .
    .
    Dari Aisyah radhiallahu 'anha, bahwasanya dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang wabah (tha'un), maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan kepadaku:
    .
    .
    .
    .
    "Bahwasannya wabah (tha'un) itu adalah adzab yang Allah kirim kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah jadikan sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Tidaklah seseorang yang ketika terjadi wabah (tha'un) dia tinggal di rumahnya, bersabar dan berharap pahala (di sisi Allah) dia yakin bahwasanya tidak akan menimpanya kecuali apa yang ditetapkan Allah untuknya, maka dia akan mendapatkan seperti pahala syahid".
    .
    .
    .
    📚إسناده صحيح على شرط البخاري • أخرجه البخاري (٣٤٧٤)، والنسائي في «السنن الكبرى» (٧٥٢٧)، وأحمد (٢٦١٣٩) واللفظ له.⁣
    .
    .
    .
    Sanadnya shahih sesuai dengan syarat Al-Bukhari. Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (3474), An-Nasa'i dalam As-Sunan Al-Kubra (7527), Ahmad (26139) dan lafadz ini adalah lafadz riwayat Ahmad. ⁣
    .
    .
    .
    .
    📗🖌قال ابن حجر رحمه الله : "اقتضى منطوقه أن من اتصف بالصفات المذكورة يحصل له أجر الشهيد وإن لم يمت "
    📚[فتح الباري (194/10)]📚
    .
    .
    .
    Ibnu Hajar rahimahullah berkata: konsekuensi manthuq ( makna eksplisit) hadits ini adalah, orang yang memiliki sifat yang disebut pada hadits tersebut akan mendapatkan pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia. (Fathul Bari: 10:194).
    .
    .
    Dialihbahasakan oleh: Fuad Hamzah Baraba⁣
    ✍️ Ustadz Abu yahya badrusalam hafizhahullah

  •  57  1  1 April, 2020
  • .
Bismillah
.
Dikondisi seperti sekarang justru banyak yang memanfaatkan masker dan perlengkapan medis lainnya untuk ditimbun dan dijual kembali dengan harga yang gak wajar .
Bayangkan..harga satu pack masker bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.
.
Kalau sudah begini, siapa yang harus disalahkan? Akhirnya masker hanya bisa dibeli oleh orang-orang yang memilki kemampuan membeli alias berduit.
.
Lalu, bagaimana Islam memandang kondisi seperti ini? Adakah konsep penimbunan di dalam Islam dan apakah konsep tersebut terlarang?
.
Semua benda yang ditimbun dengan maksud dijual ketika harga melonjak itu juga merupakan perbuatan ihtikar.
.
Berdasarkan pada prinsip Hukum Islam, setiap benda yang halal boleh dimiliki dan boleh juga untuk diperdagangkan.
.
Bila benda tersebut Haram maka Haram untuk dimiliki dan Haram pula untuk diperdagangkan.
.
Kemudian benda tersebut bisa berubah hukumnya dari Halal menuju Haram akibat perbuatan manusia yang dilarang oleh syariat.
.
Salah satu yang dilarang oleh syariat adalah melakukan penimbunan dengan maksud mengambil keuntungan dari penimbunan tersebut.
.
Dalil atas pelarangan ini terdapat pada Hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Sa’id bin Musayyab.
.
Dari Sa’id bin Musayyab ia meriwayatkan: bahwa Ma’mar, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menimbun barang, maka ia berdosa” (HR. Muslim)
.
Mari kita saling memikirkan satu sama lain. Berbuat baiklah selagi kita bisa dan selagi kita mampu. Jika kita tidak mampu berbuat lebih, minimal kita tidak menjadi penyebab orang lain susah. Jangan sampai kita dzolim dalam keadaan seperti sekarang ini.
.
.
#mamiwelly #wanitamuslimah #dakwahtauhid #jalankeajaiban #magnetrezeki #katamutiara #dakwah #islam #katacinta #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword
  • .
    Bismillah
.
    Dikondisi seperti sekarang justru banyak yang memanfaatkan masker dan perlengkapan medis lainnya untuk ditimbun dan dijual kembali dengan harga yang gak wajar .
    Bayangkan..harga satu pack masker bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.
    .
    Kalau sudah begini, siapa yang harus disalahkan? Akhirnya masker hanya bisa dibeli oleh orang-orang yang memilki kemampuan membeli alias berduit.
    .
    Lalu, bagaimana Islam memandang kondisi seperti ini? Adakah konsep penimbunan di dalam Islam dan apakah konsep tersebut terlarang?
    .
    Semua benda yang ditimbun dengan maksud dijual ketika harga melonjak itu juga merupakan perbuatan ihtikar.
    .
    Berdasarkan pada prinsip Hukum Islam, setiap benda yang halal boleh dimiliki dan boleh juga untuk diperdagangkan.
    .
    Bila benda tersebut Haram maka Haram untuk dimiliki dan Haram pula untuk diperdagangkan.
    .
    Kemudian benda tersebut bisa berubah hukumnya dari Halal menuju Haram akibat perbuatan manusia yang dilarang oleh syariat.
    .
    Salah satu yang dilarang oleh syariat adalah melakukan penimbunan dengan maksud mengambil keuntungan dari penimbunan tersebut.
    .
    Dalil atas pelarangan ini terdapat pada Hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Sa’id bin Musayyab.
    .
    Dari Sa’id bin Musayyab ia meriwayatkan: bahwa Ma’mar, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menimbun barang, maka ia berdosa” (HR. Muslim)
    .
    Mari kita saling memikirkan satu sama lain. Berbuat baiklah selagi kita bisa dan selagi kita mampu. Jika kita tidak mampu berbuat lebih, minimal kita tidak menjadi penyebab orang lain susah. Jangan sampai kita dzolim dalam keadaan seperti sekarang ini.
    .
    .
    #mamiwelly  #wanitamuslimah  #dakwahtauhid  #jalankeajaiban  #magnetrezeki  #katamutiara  #dakwah  #islam  #katacinta  #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword

  •  68  0  26 March, 2020
  • .
Bismillah...lama saya gak posting yaa..apa kabar shalihah? Semoga kita semua dalam penjagaan dan perlindungan Rabb kita. .
Terlepas dari teror virus sekarang ini, sebenarnya kita setiap hari dibayang-bayangi oleh takdir kematian.
.
Maka pemikiran paling mendesak adalah "Sebelum Mati..Sudahkah Hidup Kita bermanfaat?"
.
Yuk..muhasabah diri shalihah..
.
Terkait dengan muhasabah, Umar bin Khaththab berkata.. .
"Hisablah dirimu sebelum dihisab, timbanglah diri kalian sebelum ditimbang. Sesungguhnya berintropeksi bagi kalian pada hari ini lebih ringan daripada hisab di kemudian hari" (HR. Iman Ahmad dan Tirmidzi secara mauquq dari Umar bin Khaththab).
.
Hal senada juga pernah diungkapan oleh Hasan Al Basyri .
“Seorang mukmin itu pemimpin bagi dirinya sendiri. la menghisab dirinya karena Allah. Karena sesungguhnya hisab pada hari kiamat nanti akan ringan bagi mereka yang telah menghisab dirinya di dunia”.
.
Semoga Allah melembutkan hati kita untuk selaluu mengingat dosa-dosa kita. .
.
.
#mamiwelly #wanitamuslimah #dakwahtauhid #jalankeajaiban #magnetrezeki #katamutiara #dakwah #islam #katacinta #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword
  • .
    Bismillah...lama saya gak posting yaa..apa kabar shalihah? Semoga kita semua dalam penjagaan dan perlindungan Rabb kita. .
    Terlepas dari teror virus sekarang ini, sebenarnya kita setiap hari dibayang-bayangi oleh takdir kematian.
    .
    Maka pemikiran paling mendesak adalah "Sebelum Mati..Sudahkah Hidup Kita bermanfaat?"
    .
    Yuk..muhasabah diri shalihah..
    .
    Terkait dengan muhasabah, Umar bin Khaththab berkata.. .
    "Hisablah dirimu sebelum dihisab, timbanglah diri kalian sebelum ditimbang. Sesungguhnya berintropeksi bagi kalian pada hari ini lebih ringan daripada hisab di kemudian hari" (HR. Iman Ahmad dan Tirmidzi secara mauquq dari Umar bin Khaththab).
    .
    Hal senada juga pernah diungkapan oleh Hasan Al Basyri .
    “Seorang mukmin itu pemimpin bagi dirinya sendiri. la menghisab dirinya karena Allah. Karena sesungguhnya hisab pada hari kiamat nanti akan ringan bagi mereka yang telah menghisab dirinya di dunia”.
    .
    Semoga Allah melembutkan hati kita untuk selaluu mengingat dosa-dosa kita. .
    .
    .
    #mamiwelly  #wanitamuslimah  #dakwahtauhid  #jalankeajaiban  #magnetrezeki  #katamutiara  #dakwah  #islam  #katacinta  #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #spokenword

  •  81  2  25 March, 2020

Top #mamiwelly Posts

  • .
.
Istri Mempengaruhi Suami dalam Mencari Rezeki
.
Seorang wanita yaitu istri sangat berpengaruh terhadap cara suami dalam mencari rezeki.
.
Seorang wanita yang tidak bersyukur dengan rezeki yang diberikan suaminya dan selalu menuntut lebih, bisa membuat seorang suami melakukan perbuatan yang tidak terpuji dalam melakukan pekerjaannya, tanpa peduli apakah harta itu hasil korupsi, menipu, uang riba, dan lain sebagainya demi memenuhi tuntutan istrinya. Atau bahkan rela berbohong, berhutang banyak demi memenuhi tuntutan istrinya.
.
Demikianlah kenapa sampai disebut wanita itu sebagai fitnah. Maksudnya yang membuat suami bisa durhaka dan berbuat maksiat. Al Quran jika memperingatkan,
.
“Hai orang-orang mu’min, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS. Ath Thaghabun: 14).
.
Mujahid berkata dengan ayat di atas, “Wanita (istri) dapat mengantarkan suami untuk memutus hubungan kerabat, berbuat maksiat pada Allah. Karena begitu cintanya sampai suami tetap menurutinya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 292).
.
Ibnu Katsir berkata bahwa istri dan anak dapat melalaikan seseorang dari beramal shalih. Maka waspadalah. Ibnu Zaid berkata, “Waspadalah jangan sampai agama kalian rusak.” (Idem)
.
Istri yang bahagia melancarkan rezeki karena ...
.
Istri yang bahagia menjalani hidupnya dgn positif
.
.
Sumber : wajibbaca.com

#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata
  • .
    .
    Istri Mempengaruhi Suami dalam Mencari Rezeki
    .
    Seorang wanita yaitu istri sangat berpengaruh terhadap cara suami dalam mencari rezeki.
    .
    Seorang wanita yang tidak bersyukur dengan rezeki yang diberikan suaminya dan selalu menuntut lebih, bisa membuat seorang suami melakukan perbuatan yang tidak terpuji dalam melakukan pekerjaannya, tanpa peduli apakah harta itu hasil korupsi, menipu, uang riba, dan lain sebagainya demi memenuhi tuntutan istrinya. Atau bahkan rela berbohong, berhutang banyak demi memenuhi tuntutan istrinya.
    .
    Demikianlah kenapa sampai disebut wanita itu sebagai fitnah. Maksudnya yang membuat suami bisa durhaka dan berbuat maksiat. Al Quran jika memperingatkan,
    .
    “Hai orang-orang mu’min, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS. Ath Thaghabun: 14).
    .
    Mujahid berkata dengan ayat di atas, “Wanita (istri) dapat mengantarkan suami untuk memutus hubungan kerabat, berbuat maksiat pada Allah. Karena begitu cintanya sampai suami tetap menurutinya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 7: 292).
    .
    Ibnu Katsir berkata bahwa istri dan anak dapat melalaikan seseorang dari beramal shalih. Maka waspadalah. Ibnu Zaid berkata, “Waspadalah jangan sampai agama kalian rusak.” (Idem)
    .
    Istri yang bahagia melancarkan rezeki karena ...
    .
    Istri yang bahagia menjalani hidupnya dgn positif
    .
    .
    Sumber : wajibbaca.com

    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata

  •  163  2  27 October, 2019
  • .
.
Wahai para wanita dan Istri
Lihatlah sejenak Rak sepatu, Lemari Pakaian dan Kotak Perhiasan
koleksi sepatu yang banyak dan beragam
Koleksi tas dan pakaian yang banyak dan beragam
Bahkan Koleksi emas, berlian dan permata

Tidakkah kau lihat semuanya hanya bertumpuk saja
Tidaklah kau kenakan hanya sesekali saja dalam beberapa bulan
Mayoritasnya hanya di simpan dan di koleksi saja
Bukannya menghiasi dirimu di depan suami
Tetapi hanya menghiasi rak, lemari dan kotak saja

Itu sejatinya bukan harta-mu [1]
Karema hanya ditumpuk saja
Kurang bermanfaat di dunia
Terlebih di akhirat, akan menjadi saksi yang berat

Wahai para wanita
Segera ubah koleksi berlebihan itu
Menjadi sedekah
Yang menyelamatkan dari api neraka
Wanita mayoritas penghuninya

Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika hari 'ied melewati sekelompok wanita dan bersabda, “Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah. Karena diperlihatkan kepadaku mayoritas penduduk neraka adalah kalian.”[2]

Maka para wanita pun mengumpulkan dan melemparkan perhiasan-perhiasan mereka.

Al-Qurthubi menjelaskan bahwa wanita memang mudah sekali silau dengan dunia dan perhiasamnya sehingga melupakan agama dan akalnya. Beliau berkata menjelaskan hadist tersebut, "Wanita yang paling sedikit dari penghuni surga karena mereka didominasi oleh hawa nafsu dan kecendrungan terhadap dunia dan perhiasannya."[3]

Tidakkah kau dengar
Mayoritas pengikut Dajjal akhir zaman
Kebanyakan wanita
Karena Dajjal membawa iming-iming
Hijau dan manisnya dunia “Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal itu adalah Yahudi, Wanita dan A’rab (Arab Gunung).”[4]

Wanita shalihah
Tidak akan silau dengan perhiasan dunia
Karena mereka adalah
Sebaik-baik perhiasan dunia

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah”[5]

Semoga ibu kita, istri saudari, anak perempuan serta wanita muslimah dimasukkan ke surga Allah

Sumber : muslimafiyah.com

#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata
  • .
    .
    Wahai para wanita dan Istri
    Lihatlah sejenak Rak sepatu, Lemari Pakaian dan Kotak Perhiasan
    koleksi sepatu yang banyak dan beragam
    Koleksi tas dan pakaian yang banyak dan beragam
    Bahkan Koleksi emas, berlian dan permata

    Tidakkah kau lihat semuanya hanya bertumpuk saja
    Tidaklah kau kenakan hanya sesekali saja dalam beberapa bulan
    Mayoritasnya hanya di simpan dan di koleksi saja
    Bukannya menghiasi dirimu di depan suami
    Tetapi hanya menghiasi rak, lemari dan kotak saja

    Itu sejatinya bukan harta-mu [1]
    Karema hanya ditumpuk saja
    Kurang bermanfaat di dunia
    Terlebih di akhirat, akan menjadi saksi yang berat

    Wahai para wanita
    Segera ubah koleksi berlebihan itu
    Menjadi sedekah
    Yang menyelamatkan dari api neraka
    Wanita mayoritas penghuninya

    Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika hari 'ied melewati sekelompok wanita dan bersabda, “Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah. Karena diperlihatkan kepadaku mayoritas penduduk neraka adalah kalian.”[2]

    Maka para wanita pun mengumpulkan dan melemparkan perhiasan-perhiasan mereka.

    Al-Qurthubi menjelaskan bahwa wanita memang mudah sekali silau dengan dunia dan perhiasamnya sehingga melupakan agama dan akalnya. Beliau berkata menjelaskan hadist tersebut, "Wanita yang paling sedikit dari penghuni surga karena mereka didominasi oleh hawa nafsu dan kecendrungan terhadap dunia dan perhiasannya."[3]

    Tidakkah kau dengar
    Mayoritas pengikut Dajjal akhir zaman
    Kebanyakan wanita
    Karena Dajjal membawa iming-iming
    Hijau dan manisnya dunia “Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal itu adalah Yahudi, Wanita dan A’rab (Arab Gunung).”[4]

    Wanita shalihah
    Tidak akan silau dengan perhiasan dunia
    Karena mereka adalah
    Sebaik-baik perhiasan dunia

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah”[5]

    Semoga ibu kita, istri saudari, anak perempuan serta wanita muslimah dimasukkan ke surga Allah

    Sumber : muslimafiyah.com

    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata

  •  184  10  29 October, 2019
  • Orang yang di doakan malaikat
.
.
1.Orang yang tertidur dalam keadaan setelah berwudu atau bersuci
Orang seperti ini biasanya tertidur karena sedang menunggu waktu salat berikutnya setelah melaksanakan salat. Akan tetapi tidak ada salahnya bersuci saat Anda akan pergi tidur karena hal tersebut pun dianjurkan.
2. Orang yang menunggu waktu salat sembari duduk
Allah sangat menyukai hamba-Nya yang seperti ini. Terlebih bila hal tersebut dilakukan sembali melakukan amalan baik lainnya seperti membaca Alquran.
3. Orang yang memilih shaf terdepan saat salat berjamaah
Ini dikarenakan shaf terdepan dalam salat berjamaah adalah salah satu barisan yang dimuliakan.
Orang yang melaksanakan salat subuh dan ashar berjamaah di masjid
Ini dikarenakan beratnya godaan untuk melakukan kedua salat tersebut secara berjamaah.
4. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, 
5. Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah".
(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
6. Orang yang menjenguk orang sakit
Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang peduli pada orang lain. Terlebih bila mendoakan saudaranya tersebut yang tengah sakit.
7. Orang yang mengajarkan kebaikan pada orang lain
Ini sebagaimana perintah untuk menyebarkan kebaikan meskipun hanya satu ayat.
.
》 Lanjutan di komentar 😊
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata.
  • Orang yang di doakan malaikat
    .
    .
    1.Orang yang tertidur dalam keadaan setelah berwudu atau bersuci
    Orang seperti ini biasanya tertidur karena sedang menunggu waktu salat berikutnya setelah melaksanakan salat. Akan tetapi tidak ada salahnya bersuci saat Anda akan pergi tidur karena hal tersebut pun dianjurkan.
    2. Orang yang menunggu waktu salat sembari duduk
    Allah sangat menyukai hamba-Nya yang seperti ini. Terlebih bila hal tersebut dilakukan sembali melakukan amalan baik lainnya seperti membaca Alquran.
    3. Orang yang memilih shaf terdepan saat salat berjamaah
    Ini dikarenakan shaf terdepan dalam salat berjamaah adalah salah satu barisan yang dimuliakan.
    Orang yang melaksanakan salat subuh dan ashar berjamaah di masjid
    Ini dikarenakan beratnya godaan untuk melakukan kedua salat tersebut secara berjamaah.
    4. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
    "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
    Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, 
    5. Orang yang sedang makan sahur.
    "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah".
    (HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
    6. Orang yang menjenguk orang sakit
    Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang peduli pada orang lain. Terlebih bila mendoakan saudaranya tersebut yang tengah sakit.
    7. Orang yang mengajarkan kebaikan pada orang lain
    Ini sebagaimana perintah untuk menyebarkan kebaikan meskipun hanya satu ayat.
    .
    》 Lanjutan di komentar 😊
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata.

  •  201  3  6 November, 2019
  • .
.
Diceritakan dari sahabat Tsauban Radhiyallahu`anhu ia berkata : Barang siapa yang di pagi dan sore mengucapkan kalimat “Radhitu Billahi Rabba, Wa Bil islami Dina, Wabi muhammadiin Nabiya Rasulillah….”Yang artinya : Aku Ridho Allah Subhanahu wata'ala sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam sebagai nabi dan rasulku 3x. Maka wajib bagi Allah Subhanahu wata'ala untuk meridhoinya”. (HR.At-Turmudzi,Abu daud,dan An-Nasa’i)

Kalimat doa ini sebenarnya bukanlah hanya sekedar ungkapan semata, namun lebih pada sebuah IKRAR yang diucapkan seorang hamba tuk dapat meraih Ridho Allah. Dalam menggapai ridho Allah seorang hamba haruslah menaiki semua anak tangga terlebih dahulu yaitu ridho kepada Allah Subhanahu wata'ala, ridho  kepada Islam, dan ridho kepada Nabi. Ketika semua telah dilalui maka InsyaAllah ridho Allah pun akan diraih.
Menurut ahli hadits, Ridho menyeluruh yang diikrarkan seorang muslim/ah harus terbukti nyata dengan berdiri tegak di atas 6 prisnsip :

1. Makrifatullah (Mengenal Allah Subhanahu wata'ala)
“ Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah.. (Qs.Muhammad:19)
“Diceritakan dari sahabat Utsman bin Affan Radhiyallahu`anhu, dia berkata: Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mati sedang dia mempercayai bahwa tiada Tuhan selain Allah maka dia masuk Surga” (HR.Muslim)

2. Taslimullah (Pasrah kepada-Nya)
“Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan..”(Qs.Lukman:22)
“Diceritakan dari sahabat Abdillah bin A’mr bin Al-Ash Radhiyallahu`anhu, ia berkata: Sesungguhnya ada seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam :bagaimana Muslim terbaik itu?, beliau menjawab: “Orang yang orang-orang muslim (lain) selamat dari lisan dan tangannya”. (HR.Muslim dan Bukhori 20)

3. Kaffatul Islam (Islam paripurna)
Kesempurnaan islam baik dari sisi sosial, sisi spiritual, dll

4.Al-Ittiba’ (Mencontoh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam)

#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata
  • .
    .
    Diceritakan dari sahabat Tsauban Radhiyallahu`anhu ia berkata : Barang siapa yang di pagi dan sore mengucapkan kalimat “Radhitu Billahi Rabba, Wa Bil islami Dina, Wabi muhammadiin Nabiya Rasulillah….”Yang artinya : Aku Ridho Allah Subhanahu wata'ala sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam sebagai nabi dan rasulku 3x. Maka wajib bagi Allah Subhanahu wata'ala untuk meridhoinya”. (HR.At-Turmudzi,Abu daud,dan An-Nasa’i)

    Kalimat doa ini sebenarnya bukanlah hanya sekedar ungkapan semata, namun lebih pada sebuah IKRAR yang diucapkan seorang hamba tuk dapat meraih Ridho Allah. Dalam menggapai ridho Allah seorang hamba haruslah menaiki semua anak tangga terlebih dahulu yaitu ridho kepada Allah Subhanahu wata'ala, ridho  kepada Islam, dan ridho kepada Nabi. Ketika semua telah dilalui maka InsyaAllah ridho Allah pun akan diraih.
    Menurut ahli hadits, Ridho menyeluruh yang diikrarkan seorang muslim/ah harus terbukti nyata dengan berdiri tegak di atas 6 prisnsip :

    1. Makrifatullah (Mengenal Allah Subhanahu wata'ala)
    “ Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah.. (Qs.Muhammad:19)
    “Diceritakan dari sahabat Utsman bin Affan Radhiyallahu`anhu, dia berkata: Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mati sedang dia mempercayai bahwa tiada Tuhan selain Allah maka dia masuk Surga” (HR.Muslim)

    2. Taslimullah (Pasrah kepada-Nya)
    “Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan..”(Qs.Lukman:22)
    “Diceritakan dari sahabat Abdillah bin A’mr bin Al-Ash Radhiyallahu`anhu, ia berkata: Sesungguhnya ada seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam :bagaimana Muslim terbaik itu?, beliau menjawab: “Orang yang orang-orang muslim (lain) selamat dari lisan dan tangannya”. (HR.Muslim dan Bukhori 20)

    3. Kaffatul Islam (Islam paripurna)
    Kesempurnaan islam baik dari sisi sosial, sisi spiritual, dll

    4.Al-Ittiba’ (Mencontoh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam)

    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata

  •  145  3  24 October, 2019
  • . .
ISLAM sebagai jalan hidup tidak pernah memberi ruang seorang pun untuk menepuk dada, membanggakan diri atas Muslim lainnya.
Hal ini tidak lepas dari fakta kehidupan, dimana memang no body perfect (tak ada manusia sempurna). Oleh karena itu, Islam mendorong umatnya untuk terus-menerus memperbaiki diri, sebaliknya sangat melarang mencela, mengupas aib sesama, dan bersikap sombong.
Ibn Hazm sebagaimana dikutip oleh Buya Hamka dalam bukunya Lembaga Budi menekankan bahwa seorang Muslim harus pandai melihat kekurangan diri agar terhindar dari sikap suka membanggakan diri sendiri.
“Orang yang diuji jiwanya dengan rasa bangga hendaklah mengambil kesempatan memikirkan aib dan cela yang ada pada dirinya. Orang yang merasa bangga dengan perangainya yang terpuji, hendaklah menyelidiki bahwa telah bersih dari segala macam celaan, hendaklah dia insaf bahwa dia telah rusak untuk selama-lamanya. Itulah tanda bahwa orang itu telah sangat sempurna kurangnya, dan sangat besar aibnya dan sangat lemah tenaga pikirannya buat mencuri kekurangan dirinya.” (Lembaga Budi, halaman: 32).
.
.
#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata. .
  • . .
    ISLAM sebagai jalan hidup tidak pernah memberi ruang seorang pun untuk menepuk dada, membanggakan diri atas Muslim lainnya.
    Hal ini tidak lepas dari fakta kehidupan, dimana memang no body perfect (tak ada manusia sempurna). Oleh karena itu, Islam mendorong umatnya untuk terus-menerus memperbaiki diri, sebaliknya sangat melarang mencela, mengupas aib sesama, dan bersikap sombong.
    Ibn Hazm sebagaimana dikutip oleh Buya Hamka dalam bukunya Lembaga Budi menekankan bahwa seorang Muslim harus pandai melihat kekurangan diri agar terhindar dari sikap suka membanggakan diri sendiri.
    “Orang yang diuji jiwanya dengan rasa bangga hendaklah mengambil kesempatan memikirkan aib dan cela yang ada pada dirinya. Orang yang merasa bangga dengan perangainya yang terpuji, hendaklah menyelidiki bahwa telah bersih dari segala macam celaan, hendaklah dia insaf bahwa dia telah rusak untuk selama-lamanya. Itulah tanda bahwa orang itu telah sangat sempurna kurangnya, dan sangat besar aibnya dan sangat lemah tenaga pikirannya buat mencuri kekurangan dirinya.” (Lembaga Budi, halaman: 32).
    .
    .
    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##BerilmuSebelumBeramalDanBerkata. .

  •  310  0  12 November, 2019
  • .
Musibah dan penyakit yang menimpa seorang hamba itu bisa menjadi sebab diampuninya kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, mulut, dan dengan seluruh anggota tubuhnya. Dan terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari suatu dosa yang pernah dilakukan seseorang, sebagaimana firman Allah SWT :⁣
⁣
"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)"⁣
-QS Asy-Syura : 30⁣
⁣
"Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu penyakit atau sejenisnya, melainkan Allâh akan menggugurkan dosa-dosanya bersamanya, seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya"⁣
-HR Bukhari⁣
.
.
#mamiwelly #wanitamuslimah #dakwahtauhid #jalankeajaiban #magnetrezeki #katamutiara #dakwah #islam #katacinta #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup  #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder  #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #SpokenWord
.
  • .
    Musibah dan penyakit yang menimpa seorang hamba itu bisa menjadi sebab diampuninya kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, mulut, dan dengan seluruh anggota tubuhnya. Dan terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari suatu dosa yang pernah dilakukan seseorang, sebagaimana firman Allah SWT :⁣

    "Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)"⁣
    -QS Asy-Syura : 30⁣

    "Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu penyakit atau sejenisnya, melainkan Allâh akan menggugurkan dosa-dosanya bersamanya, seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya"⁣
    -HR Bukhari⁣
    .
    .
    #mamiwelly #wanitamuslimah #dakwahtauhid #jalankeajaiban #magnetrezeki #katamutiara #dakwah #islam #katacinta #katahati #motivasi #loveallah #loveislam #motivasiislam #motivasidiri #motivasihidup #motivasibelajar #inspirasi #videoinspirasi #selfreminder #katamotivasikehidupan #kata2bijak #katamotivasi_hidup #likeforlikes #SpokenWord
    .

  •  221  3  11 December, 2019
  • .
SUSAH TAAT BUKAN KARENA BELUM DAPAT HIDAYAH
TAPI MUNGKIN KITA YANG MENUTUP HATI

Tahukah kamu.. Jika kita malas menunaikan kewajiban dan mudah melalikan perintah Allah, itu bukan berati kita belum dapat hidayah loh..
Itu berarti kita masih medahulukan nafsu di banding wahyu. Ya.. Wahyunya Allah.
.
Hidayah itu sudah ada dari semenjak kita lahir. Allah sertakan hidayah di setiap aktivitas kita, namun kenapa kita masih sulit untuk taat?
.
Kenapa? karena kita sudah menutup hati kita sendiri, kita sudah menolak adanya hidayah dari Allah, kita menutup diri dari kebenaran yang ada.
.
Hmmm pernah denger ayat ini?
صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ "Mereka tuli, bisu, dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali"
(Al-baqarah ayat 18)
.
Ayat di atas menceritakan tentang seseorang yang sombong dan tidak mau menjmput hidayahnya. Ketika diseru ia tutup telinga, ketika diajak menuju kebaikan, ia beralasan, ketika diberi pengetahuan tentang kesalahan dia sulit meninggalkan.
HATI-HATI! Allah akan menutup hati mereka.
.
"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Meraka itulah orang-orang yang lalai." (QS. 7:179)
.
Itulah peringatan yang keras dari Allah karena seseorang yang menutup hatinya dan mempunyai rasa sombong akan dijauhkan dari kebesaran Allah, perbuatan mereka dianggap sia-sia di dunia ini.
.
Astagfirullah😩
.
Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita ya dear.. karena sungguh.. Allah Maha pembolak-balik hati kita.

#dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata
  • .
    SUSAH TAAT BUKAN KARENA BELUM DAPAT HIDAYAH
    TAPI MUNGKIN KITA YANG MENUTUP HATI

    Tahukah kamu.. Jika kita malas menunaikan kewajiban dan mudah melalikan perintah Allah, itu bukan berati kita belum dapat hidayah loh..
    Itu berarti kita masih medahulukan nafsu di banding wahyu. Ya.. Wahyunya Allah.
    .
    Hidayah itu sudah ada dari semenjak kita lahir. Allah sertakan hidayah di setiap aktivitas kita, namun kenapa kita masih sulit untuk taat?
    .
    Kenapa? karena kita sudah menutup hati kita sendiri, kita sudah menolak adanya hidayah dari Allah, kita menutup diri dari kebenaran yang ada.
    .
    Hmmm pernah denger ayat ini?
    صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ "Mereka tuli, bisu, dan buta, sehingga mereka tidak dapat kembali"
    (Al-baqarah ayat 18)
    .
    Ayat di atas menceritakan tentang seseorang yang sombong dan tidak mau menjmput hidayahnya. Ketika diseru ia tutup telinga, ketika diajak menuju kebaikan, ia beralasan, ketika diberi pengetahuan tentang kesalahan dia sulit meninggalkan.
    HATI-HATI! Allah akan menutup hati mereka.
    .
    "Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Meraka itulah orang-orang yang lalai." (QS. 7:179)
    .
    Itulah peringatan yang keras dari Allah karena seseorang yang menutup hatinya dan mempunyai rasa sombong akan dijauhkan dari kebesaran Allah, perbuatan mereka dianggap sia-sia di dunia ini.
    .
    Astagfirullah😩
    .
    Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita ya dear.. karena sungguh.. Allah Maha pembolak-balik hati kita.

    #dakwah #reminder #loveAllah #loverasulullah #hidupmanfaat #berkah #tulisanislami #satuharisatuayat #mamiwelly #onedayonehadist #magnetrezeki #jalankembali #jalandakwah #noteformyself ##berilmusebelumberamaldanberkata

  •  121  2  12 October, 2019
  • Tahukah kamu?
Ada beberapa indikasi yang menyebabkan orang menjadi TIDAK QANAAH atau TAMAK lohh 
Apakah kita salah satunya??
Coba simak dulu yuk ciri2nya sebagai berikut :
.
1)Jarang mengucap Syukur
Bersyukur adlh rasa mnerima kenikmatan dari Allah dengan senang hati, tp jarang sekali orang yang bisa bersyukur atas nikmat yang tlah Allah beri, apa lagi orng yg tidak Qonaah. jarang sekali berterimakasih dan senang atas pemberian Allah. Padahal tempat tinggal meski mgontrak, pakaian meski tidak baru, dan uang yang tak seberapa merupaka rezeki yang Allah beri untuk mencukupkan kubutuhan kita
.
2). Selalu mengeluh
Nah, biasanya orang yang tidak qonaah pasti sering banget ngeluh. Kurang ini, kurang itu. Ada aja yang dikeluhkan, sehingga menghambat produktifitas dan kemampuan. Padahal Allah SWT telah menyediakan apa yang dibutuhkan. Namun Selalu aja merasa tidak cukup dan tersesak dengan keadaan
.
3). Sering berhutang untuk mnuruti nafsu
Dear, nafsu itu sifatnya syaitan. 
Kebanyakan, Orang yg tdk qonaah pasti menjadikan nafsu sebagai patokan. Merasa cukup itu kuncinya bersyukur, dengan bersyukur kita tidak akan pernah menuruti nafsu untuk mmbeli ssuatu yg tdk trlalu dbutuhkan. Kalau tidak bisa kendalikan nafsu, ya selamanya gaakan pernah merasa puas, pasti ingin ini, ingin itu, ingin seeemuanyaa sampai-sampai habis uang kita. Akhirnya trpaksa brhutang deh. Tapi kalau sudah gini, baiknya kita buru-buru sadar ya dear.. daripada nafsu belanja tak terkontrol, hutang menggunung, gabisa bayar jadi bikin malu
.
4). Meminta-minta 
Dan kalau ga berhutang biasanya minta-minta sama sahabatnya, shbtnya dibaikin agar mau mmberikan apa yg diingini, salah satunya ya memberikan pinjaman uang .
5). Iri terhadap harta orang lain
Hayo sering iri sama orang lain? 
Rumput tetangga terlihat lebih hijau dear.
Kehidupan orang terlihat mewah, bergelimang harta, dihormati. Namun kita gak tau rintangan apa yang telah dilewatinya.
Belum tentu jika kita jadi dia, kita mampu melewatinya.
.
Coba perhatikan hidup kita, banyak hal yang indah didalamnya. Kepuasan diri tak terukur materi Bersyukurlah kita masih bertahan dgn apa yang kita punya 😘
.
  • Tahukah kamu?
    Ada beberapa indikasi yang menyebabkan orang menjadi TIDAK QANAAH atau TAMAK lohh
    Apakah kita salah satunya??
    Coba simak dulu yuk ciri2nya sebagai berikut :
    .
    1)Jarang mengucap Syukur
    Bersyukur adlh rasa mnerima kenikmatan dari Allah dengan senang hati, tp jarang sekali orang yang bisa bersyukur atas nikmat yang tlah Allah beri, apa lagi orng yg tidak Qonaah. jarang sekali berterimakasih dan senang atas pemberian Allah. Padahal tempat tinggal meski mgontrak, pakaian meski tidak baru, dan uang yang tak seberapa merupaka rezeki yang Allah beri untuk mencukupkan kubutuhan kita
    .
    2). Selalu mengeluh
    Nah, biasanya orang yang tidak qonaah pasti sering banget ngeluh. Kurang ini, kurang itu. Ada aja yang dikeluhkan, sehingga menghambat produktifitas dan kemampuan. Padahal Allah SWT telah menyediakan apa yang dibutuhkan. Namun Selalu aja merasa tidak cukup dan tersesak dengan keadaan
    .
    3). Sering berhutang untuk mnuruti nafsu
    Dear, nafsu itu sifatnya syaitan.
    Kebanyakan, Orang yg tdk qonaah pasti menjadikan nafsu sebagai patokan. Merasa cukup itu kuncinya bersyukur, dengan bersyukur kita tidak akan pernah menuruti nafsu untuk mmbeli ssuatu yg tdk trlalu dbutuhkan. Kalau tidak bisa kendalikan nafsu, ya selamanya gaakan pernah merasa puas, pasti ingin ini, ingin itu, ingin seeemuanyaa sampai-sampai habis uang kita. Akhirnya trpaksa brhutang deh. Tapi kalau sudah gini, baiknya kita buru-buru sadar ya dear.. daripada nafsu belanja tak terkontrol, hutang menggunung, gabisa bayar jadi bikin malu
    .
    4). Meminta-minta
    Dan kalau ga berhutang biasanya minta-minta sama sahabatnya, shbtnya dibaikin agar mau mmberikan apa yg diingini, salah satunya ya memberikan pinjaman uang .
    5). Iri terhadap harta orang lain
    Hayo sering iri sama orang lain?
    Rumput tetangga terlihat lebih hijau dear.
    Kehidupan orang terlihat mewah, bergelimang harta, dihormati. Namun kita gak tau rintangan apa yang telah dilewatinya.
    Belum tentu jika kita jadi dia, kita mampu melewatinya.
    .
    Coba perhatikan hidup kita, banyak hal yang indah didalamnya. Kepuasan diri tak terukur materi Bersyukurlah kita masih bertahan dgn apa yang kita punya 😘
    .

  •  302  10  27 November, 2019