#InsightQuran Instagram Photos & Videos

InsightQuran - 1k posts

Hashtag Popularity

2.2
average comments
66.2
average likes

Latest #InsightQuran Posts

  • #Repost @ilmapratidina
• • • • • •
MENJADI ULIL ALBAB

Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran [3]: 190-191)

Ayat tersebut menerangkan ulil albab. Ulil albab merupakan manusia yang terus ingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. 

Ketika melihat sesuatu dihubungkan dengan Allah, misalnya ketika melihat buah-buahan berkata Subhanallah karena melihat siapa yang menciptakan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak menjadikan jumawa, melainkan takut jika sewaktu-waktu Allah murka. 

Ada sinar di ujung sana. Ketika cobaan membuat putus asa kemudian gelap hati, Allah menghibur dengan cara-Nya yang tak disangka-sangka. Bahwa pertolongan Allah itu dekat. Bahwa ada 2 kemudahan akan mengiri setiap kesulitan. Bahwa bantuan Allah itu nyata.

Sebenarnya yang kita butuhkan tidak banyak. Pun yang kita urus juga tidak banyak. 

Maka jalani apa adanya dengan ikhlas, sabar, dan bersyukur.

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • #Repost @ilmapratidina
    • • • • • •
    MENJADI ULIL ALBAB

    Allah Ta'ala berfirman,

    إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١

    "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran [3]: 190-191)

    Ayat tersebut menerangkan ulil albab. Ulil albab merupakan manusia yang terus ingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring.

    Ketika melihat sesuatu dihubungkan dengan Allah, misalnya ketika melihat buah-buahan berkata Subhanallah karena melihat siapa yang menciptakan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak menjadikan jumawa, melainkan takut jika sewaktu-waktu Allah murka.

    Ada sinar di ujung sana. Ketika cobaan membuat putus asa kemudian gelap hati, Allah menghibur dengan cara-Nya yang tak disangka-sangka. Bahwa pertolongan Allah itu dekat. Bahwa ada 2 kemudahan akan mengiri setiap kesulitan. Bahwa bantuan Allah itu nyata.

    Sebenarnya yang kita butuhkan tidak banyak. Pun yang kita urus juga tidak banyak.

    Maka jalani apa adanya dengan ikhlas, sabar, dan bersyukur.

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  1  0  20 hours ago
  • MENJADI ULIL ALBAB

Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran [3]: 190-191)

Ayat tersebut menerangkan ulil albab. Ulil albab merupakan manusia yang terus ingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. 

Ketika melihat sesuatu dihubungkan dengan Allah, misalnya ketika melihat buah-buahan berkata Subhanallah karena melihat siapa yang menciptakan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak menjadikan jumawa, melainkan takut jika sewaktu-waktu Allah murka. 

Ada sinar di ujung sana. Ketika cobaan membuat putus asa kemudian gelap hati, Allah menghibur dengan cara-Nya yang tak disangka-sangka. Bahwa pertolongan Allah itu dekat. Bahwa ada 2 kemudahan akan mengiri setiap kesulitan. Bahwa bantuan Allah itu nyata.

Sebenarnya yang kita butuhkan tidak banyak. Pun yang kita urus juga tidak banyak. 

Maka jalani apa adanya dengan ikhlas, sabar, dan bersyukur.

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • MENJADI ULIL ALBAB

    Allah Ta'ala berfirman,

    إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١

    "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran [3]: 190-191)

    Ayat tersebut menerangkan ulil albab. Ulil albab merupakan manusia yang terus ingat Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring.

    Ketika melihat sesuatu dihubungkan dengan Allah, misalnya ketika melihat buah-buahan berkata Subhanallah karena melihat siapa yang menciptakan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak menjadikan jumawa, melainkan takut jika sewaktu-waktu Allah murka.

    Ada sinar di ujung sana. Ketika cobaan membuat putus asa kemudian gelap hati, Allah menghibur dengan cara-Nya yang tak disangka-sangka. Bahwa pertolongan Allah itu dekat. Bahwa ada 2 kemudahan akan mengiri setiap kesulitan. Bahwa bantuan Allah itu nyata.

    Sebenarnya yang kita butuhkan tidak banyak. Pun yang kita urus juga tidak banyak.

    Maka jalani apa adanya dengan ikhlas, sabar, dan bersyukur.

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  4  0  20 hours ago
  • #Repost @ilmapratidina
• • • • • •
BAPER ATAU PENGABAIAN?

Ramai orang bicara baper. Bahkan mengolok-olok baper sebagai negatif. Bawa perasaan, terlalu sensitif atau tidak asik. 

Jangan sampai melabeli seseorang baper, padahal itu alibi untuk bisa memperlakukan orang lain seenaknya, tidak peduli dan abai pada haknya namun menuntut kewajiban, melupakan jasa/perjuangan/pengorbanannya, dan tidak mau mencoba untuk mengerti posisinya.

Karena tanpa sifat itu; manusia tidak memperlakukan sesamanya sebagaimana ia ingin diperlakukan. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.” ( HR. Muslim (1844) dan Nasa’I (4191)

Sebelum melihat orang lain, muhasabahlah.

Allah Ta'ala berfirman,

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."
(QS. Al-Qalam [68]: 4)

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • #Repost @ilmapratidina
    • • • • • •
    BAPER ATAU PENGABAIAN?

    Ramai orang bicara baper. Bahkan mengolok-olok baper sebagai negatif. Bawa perasaan, terlalu sensitif atau tidak asik.

    Jangan sampai melabeli seseorang baper, padahal itu alibi untuk bisa memperlakukan orang lain seenaknya, tidak peduli dan abai pada haknya namun menuntut kewajiban, melupakan jasa/perjuangan/pengorbanannya, dan tidak mau mencoba untuk mengerti posisinya.

    Karena tanpa sifat itu; manusia tidak memperlakukan sesamanya sebagaimana ia ingin diperlakukan.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

    فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

    “Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

    Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.” ( HR. Muslim (1844) dan Nasa’I (4191)

    Sebelum melihat orang lain, muhasabahlah.

    Allah Ta'ala berfirman,

    وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

    "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."
    (QS. Al-Qalam [68]: 4)

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  4  0  6 July, 2020
  • BAPER ATAU PENGABAIAN?

Ramai orang bicara baper. Bahkan mengolok-olok baper sebagai negatif. Bawa perasaan, terlalu sensitif atau tidak asik. 

Jangan sampai melabeli seseorang baper, padahal itu alibi untuk bisa memperlakukan orang lain seenaknya, tidak peduli dan abai pada haknya namun menuntut kewajiban, melupakan jasa/perjuangan/pengorbanannya, dan tidak mau mencoba untuk mengerti posisinya.

Karena tanpa sifat itu; manusia tidak memperlakukan sesamanya sebagaimana ia ingin diperlakukan. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.” (HR. Muslim no. 1844 dan Nasa’i no. 4191)

Sebelum melihat orang lain, muhasabahlah.

Allah Ta'ala berfirman,

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."
(QS. Al-Qalam [68]: 4)

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • BAPER ATAU PENGABAIAN?

    Ramai orang bicara baper. Bahkan mengolok-olok baper sebagai negatif. Bawa perasaan, terlalu sensitif atau tidak asik.

    Jangan sampai melabeli seseorang baper, padahal itu alibi untuk bisa memperlakukan orang lain seenaknya, tidak peduli dan abai pada haknya namun menuntut kewajiban, melupakan jasa/perjuangan/pengorbanannya, dan tidak mau mencoba untuk mengerti posisinya.

    Karena tanpa sifat itu; manusia tidak memperlakukan sesamanya sebagaimana ia ingin diperlakukan.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

    فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

    “Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

    Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ketika maut menjemputnya hendaknya dia dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, memperlakukan orang lain sebagaimana pula dirinya ingin diperlakukan demikian.” (HR. Muslim no. 1844 dan Nasa’i no. 4191)

    Sebelum melihat orang lain, muhasabahlah.

    Allah Ta'ala berfirman,

    وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

    "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."
    (QS. Al-Qalam [68]: 4)

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  10  1  5 July, 2020
  • #Repost @tulisanumma
• • • • • •
CUKUPKAH HANYA LOGIKA?⁣
⁣
Seberapa sering logika berpikir kita mendominasi hidup yang sedang dijalani?⁣
⁣
"Logikanya, kalau sekolah jurusan yang favorit di masanya, nggak kan jadi pengangguran."⁣
⁣
"Logikanya, kalau cantik, pintar, bernasab baik dan berharta, pasti akan mudah mendapatkan jodoh."⁣
⁣
"Logikanya, kalau banyak diberitakan di media masa, banyak dilakukan orang, pasti itulah yang benar untuk diikuti."⁣
⁣
"Logikanya, kalau pasukannya banyak, pasti lebih kuat dan akan menang."⁣
⁣
Hingga berbagai logika lainnya.⁣
Namun ternyata, hidup ini tidak dapat hanya dijalani dengan logika.⁣
⁣
Begitu banyak ayat cinta-Nya yang sebenarnya telah memberitahukan itu.⁣
⁣
Tapi lagi-lagi, logika terkadang mengalahkan wahyu-Nya.⁣
⁣
Sebuah pelajaran penting dari Perang Bani Nadhir (Yahudi), mengingatkan diri untuk berhati-hati dengan logika yang tak berbalut wahyu.⁣
⁣
"Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!"⁣
(QS. Al-Hasyr 59: Ayat 2)⁣
⁣
Sungguh, begitu mudahnya bagi Allaah untuk berkata "Kun!", hingga akhirnya tak ada lagi satu mahluk pun yang dapat berlaku sombong.⁣
⁣
Bukan karena kuatku, pintarku, hebatku, dan keakuanku lainnya yang membuat diri ini mampu bertahan, di jalan shirathal mustaqim, biidznillah.⁣
⁣
Sungguh ya Rabb, ini semua semata karena rahmat serta hidayah-Mu.⁣
⁣
#tulisanumma⁣
#onedayonesiroh⁣
#seerah⁣
#insightquranwriter⁣
#insightquran
  • #Repost @tulisanumma
    • • • • • •
    CUKUPKAH HANYA LOGIKA?⁣

    Seberapa sering logika berpikir kita mendominasi hidup yang sedang dijalani?⁣

    "Logikanya, kalau sekolah jurusan yang favorit di masanya, nggak kan jadi pengangguran."⁣

    "Logikanya, kalau cantik, pintar, bernasab baik dan berharta, pasti akan mudah mendapatkan jodoh."⁣

    "Logikanya, kalau banyak diberitakan di media masa, banyak dilakukan orang, pasti itulah yang benar untuk diikuti."⁣

    "Logikanya, kalau pasukannya banyak, pasti lebih kuat dan akan menang."⁣

    Hingga berbagai logika lainnya.⁣
    Namun ternyata, hidup ini tidak dapat hanya dijalani dengan logika.⁣

    Begitu banyak ayat cinta-Nya yang sebenarnya telah memberitahukan itu.⁣

    Tapi lagi-lagi, logika terkadang mengalahkan wahyu-Nya.⁣

    Sebuah pelajaran penting dari Perang Bani Nadhir (Yahudi), mengingatkan diri untuk berhati-hati dengan logika yang tak berbalut wahyu.⁣

    "Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!"⁣
    (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 2)⁣

    Sungguh, begitu mudahnya bagi Allaah untuk berkata "Kun!", hingga akhirnya tak ada lagi satu mahluk pun yang dapat berlaku sombong.⁣

    Bukan karena kuatku, pintarku, hebatku, dan keakuanku lainnya yang membuat diri ini mampu bertahan, di jalan shirathal mustaqim, biidznillah.⁣

    Sungguh ya Rabb, ini semua semata karena rahmat serta hidayah-Mu.⁣

    #tulisanumma
    #onedayonesiroh
    #seerah
    #insightquranwriter
    #insightquran

  •  1  0  1 July, 2020
  • #Repost @ilmapratidina
• • • • • •
KEMAMPUAN HATI

Bukankah kita yakin bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya sesuai kemampuan.

Redaksi Alquran berkata bahwa Allah ingin kemudahan.

Allah Ta'ala berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Belajar tulus pada yang hanya berkepentingan pada kita. Belajar memaafkan saat mampu membalas. Belajar memaklumi saat hak tidak ditunaikan. Belajar memberi walau diri masih kekurangan. Itulah hidup. 
Berusaha menjadi shaleh tidak hanya kepada Allah, namun juga keshalehan pada sesama.

Sifat hitung-menghitung wajar jika muncul saat segala daya upaya tidak dihargai sebagaimana yang seharusnya. Semua manusia butuh dimanusiakan.

Namun, perhitungan Allah ada pada rezeki tidak disangka-sangka. Maka, mudahkan orang lain sesuai kemampuan kita. 
Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • #Repost @ilmapratidina
    • • • • • •
    KEMAMPUAN HATI

    Bukankah kita yakin bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya sesuai kemampuan.

    Redaksi Alquran berkata bahwa Allah ingin kemudahan.

    Allah Ta'ala berfirman,

    يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

    Belajar tulus pada yang hanya berkepentingan pada kita. Belajar memaafkan saat mampu membalas. Belajar memaklumi saat hak tidak ditunaikan. Belajar memberi walau diri masih kekurangan. Itulah hidup.
    Berusaha menjadi shaleh tidak hanya kepada Allah, namun juga keshalehan pada sesama.

    Sifat hitung-menghitung wajar jika muncul saat segala daya upaya tidak dihargai sebagaimana yang seharusnya. Semua manusia butuh dimanusiakan.

    Namun, perhitungan Allah ada pada rezeki tidak disangka-sangka. Maka, mudahkan orang lain sesuai kemampuan kita.
    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  2  0  1 July, 2020
  • #Repost @nauroh_azzahra
• • • • • •
Mengeluh...⁣⁣
⁣
Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣
⁣
Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
⁣⁣
Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
⁣⁣
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
⁣⁣
Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣
⁣
Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila  diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣
⁣
#30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting
  • #Repost @nauroh_azzahra
    • • • • • •
    Mengeluh...⁣⁣

    Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣

    Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
    ⁣⁣
    Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
    ⁣⁣
    "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
    ⁣⁣
    Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣

    Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣

    #30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting

  •  3  0  1 July, 2020
  • KEMAMPUAN HATI

Bukankah kita yakin bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya sesuai kemampuan.

Redaksi Alquran berkata bahwa Allah ingin kemudahan.

Allah Ta'ala berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Belajar tulus pada yang hanya berkepentingan pada kita. Belajar memaafkan saat mampu membalas. Belajar memaklumi saat hak tidak ditunaikan. Belajar memberi walau diri masih kekurangan. Itulah hidup. 
Berusaha menjadi shaleh tidak hanya kepada Allah, namun juga keshalehan pada sesama.

Sifat hitung-menghitung wajar jika muncul saat segala daya upaya tidak dihargai sebagaimana yang seharusnya. Semua manusia butuh dimanusiakan.

Namun, perhitungan Allah ada pada rezeki tidak disangka-sangka. Maka, mudahkan orang lain sesuai kemampuan kita. 
Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • KEMAMPUAN HATI

    Bukankah kita yakin bahwa Allah tidak akan membebani hamba-Nya sesuai kemampuan.

    Redaksi Alquran berkata bahwa Allah ingin kemudahan.

    Allah Ta'ala berfirman,

    يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

    Belajar tulus pada yang hanya berkepentingan pada kita. Belajar memaafkan saat mampu membalas. Belajar memaklumi saat hak tidak ditunaikan. Belajar memberi walau diri masih kekurangan. Itulah hidup.
    Berusaha menjadi shaleh tidak hanya kepada Allah, namun juga keshalehan pada sesama.

    Sifat hitung-menghitung wajar jika muncul saat segala daya upaya tidak dihargai sebagaimana yang seharusnya. Semua manusia butuh dimanusiakan.

    Namun, perhitungan Allah ada pada rezeki tidak disangka-sangka. Maka, mudahkan orang lain sesuai kemampuan kita.
    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  8  0  28 June, 2020
  • Mengeluh...⁣⁣
⁣
Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣
⁣
Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
⁣⁣
Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
⁣⁣
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
⁣⁣
Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣
⁣
Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila  diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣
⁣
#30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting
  • Mengeluh...⁣⁣

    Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣

    Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
    ⁣⁣
    Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
    ⁣⁣
    "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
    ⁣⁣
    Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣

    Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣

    #30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting

  •  49  2  27 June, 2020
  • #Repost @ilmapratidina
• • • • • •
ALLAH MEMBERI YANG KITA BUTUHKAN

Manusia memang diciptakan suka berkeluh-kesah. Surat Al-Ma’arij 70 Ayat 19 ۞ إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

Juga tamak senang memaksakan sesuatu sesuai keinginannnya. Dari Ka’ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.” TAKHRIJ HADITS Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2376; Ahmad (III/456, 460); Ad-Darimi (II/304); Ibnu Hibban (no. 3218–At-Ta’lîqâtul Hisân) ; Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr (XIX/96, no. 189) dan lainnya. Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan lainnya. Lihat Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 1710 dan 3250)

Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi kita. Segala takdir Allah itu baik. Maka, didik dan latihlah hati untuk senantiasa husnudzon. Dengan senantiasa sabar dan bersyukur atas apapun yang Allah takdirkan, maka iman kita akan menjadi lebih kuat dan sanggup menjalani kehidupan dengan baik.

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • #Repost @ilmapratidina
    • • • • • •
    ALLAH MEMBERI YANG KITA BUTUHKAN

    Manusia memang diciptakan suka berkeluh-kesah. Surat Al-Ma’arij 70 Ayat 19 ۞ إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

    Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

    Juga tamak senang memaksakan sesuatu sesuai keinginannnya. Dari Ka’ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.” TAKHRIJ HADITS Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2376; Ahmad (III/456, 460); Ad-Darimi (II/304); Ibnu Hibban (no. 3218–At-Ta’lîqâtul Hisân) ; Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr (XIX/96, no. 189) dan lainnya. Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan lainnya. Lihat Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 1710 dan 3250)

    Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi kita. Segala takdir Allah itu baik. Maka, didik dan latihlah hati untuk senantiasa husnudzon. Dengan senantiasa sabar dan bersyukur atas apapun yang Allah takdirkan, maka iman kita akan menjadi lebih kuat dan sanggup menjalani kehidupan dengan baik.

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  7  0  22 June, 2020
  • ALLAH MEMBERI YANG KITA BUTUHKAN

Manusia memang diciptakan suka berkeluh-kesah. Surat Al-Ma’arij 70 Ayat 19 ۞ إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

Juga tamak senang memaksakan sesuatu sesuai keinginannnya. Dari Ka’ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.” TAKHRIJ HADITS Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2376; Ahmad (III/456, 460); Ad-Darimi (II/304); Ibnu Hibban (no. 3218–At-Ta’lîqâtul Hisân) ; Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr (XIX/96, no. 189) dan lainnya. Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan lainnya. Lihat Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 1710 dan 3250)

Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi kita. Segala takdir Allah itu baik. Maka, didik dan latihlah hati untuk senantiasa husnudzon. Dengan senantiasa sabar dan bersyukur atas apapun yang Allah takdirkan, maka iman kita akan menjadi lebih kuat dan sanggup menjalani kehidupan dengan baik.

Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • ALLAH MEMBERI YANG KITA BUTUHKAN

    Manusia memang diciptakan suka berkeluh-kesah. Surat Al-Ma’arij 70 Ayat 19 ۞ إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا

    Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

    Juga tamak senang memaksakan sesuatu sesuai keinginannnya. Dari Ka’ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.” TAKHRIJ HADITS Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2376; Ahmad (III/456, 460); Ad-Darimi (II/304); Ibnu Hibban (no. 3218–At-Ta’lîqâtul Hisân) ; Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr (XIX/96, no. 189) dan lainnya. Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan lainnya. Lihat Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 1710 dan 3250)

    Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi kita. Segala takdir Allah itu baik. Maka, didik dan latihlah hati untuk senantiasa husnudzon. Dengan senantiasa sabar dan bersyukur atas apapun yang Allah takdirkan, maka iman kita akan menjadi lebih kuat dan sanggup menjalani kehidupan dengan baik.

    Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  7  1  20 June, 2020
  • CUKUPKAH HANYA LOGIKA?⁣
⁣
Seberapa sering logika berpikir kita mendominasi hidup yang sedang dijalani?⁣
⁣
"Logikanya, kalau sekolah jurusan yang favorit di masanya, nggak kan jadi pengangguran."⁣
⁣
"Logikanya, kalau cantik, pintar, bernasab baik dan berharta, pasti akan mudah mendapatkan jodoh."⁣
⁣
"Logikanya, kalau banyak diberitakan di media masa, banyak dilakukan orang, pasti itulah yang benar untuk diikuti."⁣
⁣
"Logikanya, kalau pasukannya banyak, pasti lebih kuat dan akan menang."⁣
⁣
Hingga berbagai logika lainnya.⁣
Namun ternyata, hidup ini tidak dapat hanya dijalani dengan logika.⁣
⁣
Begitu banyak ayat cinta-Nya yang sebenarnya telah memberitahukan itu.⁣
⁣
Tapi lagi-lagi, logika terkadang mengalahkan wahyu-Nya.⁣
⁣
Sebuah pelajaran penting dari Perang Bani Nadhir (Yahudi), mengingatkan diri untuk berhati-hati dengan logika yang tak berbalut wahyu.⁣
⁣
"Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!"⁣
(QS. Al-Hasyr 59: Ayat 2)⁣
⁣
Sungguh, begitu mudahnya bagi Allaah untuk berkata "Kun!", hingga akhirnya tak ada lagi satu mahluk pun yang dapat berlaku sombong.⁣
⁣
Bukan karena kuatku, pintarku, hebatku, dan keakuanku lainnya yang membuat diri ini mampu bertahan, di jalan shirathal mustaqim, biidznillah.⁣
⁣
Sungguh ya Rabb, ini semua semata karena rahmat serta hidayah-Mu.⁣
⁣
#tulisanumma⁣
#onedayonesiroh⁣
#seerah⁣
#insightquranwriter⁣
#insightquran
  • CUKUPKAH HANYA LOGIKA?⁣

    Seberapa sering logika berpikir kita mendominasi hidup yang sedang dijalani?⁣

    "Logikanya, kalau sekolah jurusan yang favorit di masanya, nggak kan jadi pengangguran."⁣

    "Logikanya, kalau cantik, pintar, bernasab baik dan berharta, pasti akan mudah mendapatkan jodoh."⁣

    "Logikanya, kalau banyak diberitakan di media masa, banyak dilakukan orang, pasti itulah yang benar untuk diikuti."⁣

    "Logikanya, kalau pasukannya banyak, pasti lebih kuat dan akan menang."⁣

    Hingga berbagai logika lainnya.⁣
    Namun ternyata, hidup ini tidak dapat hanya dijalani dengan logika.⁣

    Begitu banyak ayat cinta-Nya yang sebenarnya telah memberitahukan itu.⁣

    Tapi lagi-lagi, logika terkadang mengalahkan wahyu-Nya.⁣

    Sebuah pelajaran penting dari Perang Bani Nadhir (Yahudi), mengingatkan diri untuk berhati-hati dengan logika yang tak berbalut wahyu.⁣

    "Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!"⁣
    (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 2)⁣

    Sungguh, begitu mudahnya bagi Allaah untuk berkata "Kun!", hingga akhirnya tak ada lagi satu mahluk pun yang dapat berlaku sombong.⁣

    Bukan karena kuatku, pintarku, hebatku, dan keakuanku lainnya yang membuat diri ini mampu bertahan, di jalan shirathal mustaqim, biidznillah.⁣

    Sungguh ya Rabb, ini semua semata karena rahmat serta hidayah-Mu.⁣

    #tulisanumma
    #onedayonesiroh
    #seerah
    #insightquranwriter
    #insightquran

  •  16  4  17 June, 2020
  • #repost @nauroh_azzahra

Perbanyak Syukur, kurangi Insecure

Kata insecure memiliki arti dalam dunia kesehatan mental yang saat ini menjadi trending topic bagi masyarakat. Bahkan menjadi kata yang sering diucapkan orang - orang yang merasakan kecemasan, atau perasaan yang tidak nyaman pada sesuatu

Terkadang Kita merasa Insecure pada diri sendiri atau suatu kondisi. Yang dimana akan merasakan tidak nyaman, cemas, tidak suka terhadap rezeki orang lain, dan masih banyak lagi. Apalagi sampai merasa tidak adil dalam kehidupan ini, hingga terkadang menyalahkan orang lain.

Setiap orang pun pernah merasakan insecure. Bahkan orang yang merasakannya termasuk perasaan yang normal, tergantung insecure-nya dalam keadaan normal atau tidak berlebihan. Maka perlu diperhatikan lagi keadaannya

Yang perlu diperhatikan adalah ketika insecure ini berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, dan mengganggu kesehatan. Maka ini tidak boleh disepelekan, dan harus ditangani. Agar hidup terasa normal kembali seperti semula

Dalam Islam pun sudah dijelaskan bahwa Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 152, yang artinya "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." Maka perlu diketahui dengan mengingat Allah, bersyukur karena-Nua, dan tidak akan mengingkari-Nya. Hidup tidak akan merasakan yang namanya insecure karena ia akan paham bahwa hidup itu harus disyukuri dan tak perlu mengeluh atas rezeki yang telah Allah berikan

Dari sinilah kurangi insecure, perbanyak syukur. Bila ada seseorang yang menilaimu atau membuatmu tidak nyaman lebih baik tidak perlu didengar, dengarlah yang membuatmu nyaman. Namun sesuai dengan syariat Islam tentunya

#syukur #insecure #insightquran
  • #repost @nauroh_azzahra

    Perbanyak Syukur, kurangi Insecure

    Kata insecure memiliki arti dalam dunia kesehatan mental yang saat ini menjadi trending topic bagi masyarakat. Bahkan menjadi kata yang sering diucapkan orang - orang yang merasakan kecemasan, atau perasaan yang tidak nyaman pada sesuatu

    Terkadang Kita merasa Insecure pada diri sendiri atau suatu kondisi. Yang dimana akan merasakan tidak nyaman, cemas, tidak suka terhadap rezeki orang lain, dan masih banyak lagi. Apalagi sampai merasa tidak adil dalam kehidupan ini, hingga terkadang menyalahkan orang lain.

    Setiap orang pun pernah merasakan insecure. Bahkan orang yang merasakannya termasuk perasaan yang normal, tergantung insecure-nya dalam keadaan normal atau tidak berlebihan. Maka perlu diperhatikan lagi keadaannya

    Yang perlu diperhatikan adalah ketika insecure ini berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, dan mengganggu kesehatan. Maka ini tidak boleh disepelekan, dan harus ditangani. Agar hidup terasa normal kembali seperti semula

    Dalam Islam pun sudah dijelaskan bahwa Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 152, yang artinya "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." Maka perlu diketahui dengan mengingat Allah, bersyukur karena-Nua, dan tidak akan mengingkari-Nya. Hidup tidak akan merasakan yang namanya insecure karena ia akan paham bahwa hidup itu harus disyukuri dan tak perlu mengeluh atas rezeki yang telah Allah berikan

    Dari sinilah kurangi insecure, perbanyak syukur. Bila ada seseorang yang menilaimu atau membuatmu tidak nyaman lebih baik tidak perlu didengar, dengarlah yang membuatmu nyaman. Namun sesuai dengan syariat Islam tentunya

    #syukur #insecure #insightquran

  •  4  0  15 June, 2020
  • #repost @ilmapratidina 
MENGAMBIL PERAN KEBAIKAN

Ketika kita memilih untuk berbuat baik dan setia pada Allah, maka kita akan mendapatkan balasan kebaikan.

Bahkan walaupun kita mengalami banyak hal yang kurang menyenangkan di dalam  penerimaan kita.

Kita butuh untuk berdamai dengan keadaan, berdamai dengan masa lalu, serta berdamai dengan diri sendiri.

Karena tugas kita hanyalah 1 saja, yaitu: TAAT.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata,
Janganlah membenci sesuatu yang Allah pilihkan buatmu. Sebab setiap musibah pasti dibalas, setiap sakit akan diganjar, setiap hilangmu pasti diganti, dan setiap sabarmu pasti dihargai. Kebaikan tidak datang kecuali setelah kamu berprasangka baik." Rasulullah mengajarkan doa meminta ketenangan hati berikut;

Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika. “Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.” Allah Ta'ala berfirman dalam surat Ar-Rahman [55]: 60

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • #repost @ilmapratidina
    MENGAMBIL PERAN KEBAIKAN

    Ketika kita memilih untuk berbuat baik dan setia pada Allah, maka kita akan mendapatkan balasan kebaikan.

    Bahkan walaupun kita mengalami banyak hal yang kurang menyenangkan di dalam penerimaan kita.

    Kita butuh untuk berdamai dengan keadaan, berdamai dengan masa lalu, serta berdamai dengan diri sendiri.

    Karena tugas kita hanyalah 1 saja, yaitu: TAAT.

    Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata,
    Janganlah membenci sesuatu yang Allah pilihkan buatmu. Sebab setiap musibah pasti dibalas, setiap sakit akan diganjar, setiap hilangmu pasti diganti, dan setiap sabarmu pasti dihargai. Kebaikan tidak datang kecuali setelah kamu berprasangka baik." Rasulullah mengajarkan doa meminta ketenangan hati berikut;

    Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika. “Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.” Allah Ta'ala berfirman dalam surat Ar-Rahman [55]: 60

    هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

    Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  2  0  15 June, 2020
  • Perbanyak Syukur, kurangi Insecure
.
Kata insecure memiliki arti dalam dunia kesehatan mental yang saat ini menjadi trending topic bagi masyarakat. Bahkan menjadi kata yang sering diucapkan orang - orang yang merasakan kecemasan, atau perasaan yang tidak nyaman pada sesuatu
.
Terkadang Kita merasa Insecure pada diri sendiri atau suatu kondisi. Yang dimana akan merasakan tidak nyaman, cemas, tidak suka terhadap rezeki orang lain, dan masih banyak lagi. Apalagi sampai merasa tidak adil dalam kehidupan ini, hingga terkadang menyalahkan orang lain.
.
Setiap orang pun pernah merasakan insecure. Bahkan orang yang merasakannya termasuk perasaan yang normal, tergantung insecure-nya dalam keadaan normal atau tidak berlebihan. Maka perlu diperhatikan lagi keadaannya
.
Yang perlu diperhatikan adalah ketika insecure ini berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, dan mengganggu kesehatan. Maka ini tidak boleh disepelekan, dan harus ditangani. Agar hidup terasa normal kembali seperti semula
.
Dalam Islam pun sudah dijelaskan bahwa Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 152, yang artinya "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku."
.
Maka perlu diketahui dengan mengingat Allah, bersyukur karena-Nua, dan tidak akan mengingkari-Nya. Hidup tidak akan merasakan yang namanya insecure karena ia akan paham bahwa hidup itu harus disyukuri dan tak perlu mengeluh atas rezeki yang telah Allah berikan
.
Dari sinilah kurangi insecure, perbanyak syukur. Bila ada seseorang yang menilaimu atau membuatmu tidak nyaman lebih baik tidak perlu didengar, dengarlah yang membuatmu nyaman. Namun sesuai dengan syariat Islam tentunya
.
.
#30dj #30dj3 #30dj3day13 #syukur #insecure #insightquran
  • Perbanyak Syukur, kurangi Insecure
    .
    Kata insecure memiliki arti dalam dunia kesehatan mental yang saat ini menjadi trending topic bagi masyarakat. Bahkan menjadi kata yang sering diucapkan orang - orang yang merasakan kecemasan, atau perasaan yang tidak nyaman pada sesuatu
    .
    Terkadang Kita merasa Insecure pada diri sendiri atau suatu kondisi. Yang dimana akan merasakan tidak nyaman, cemas, tidak suka terhadap rezeki orang lain, dan masih banyak lagi. Apalagi sampai merasa tidak adil dalam kehidupan ini, hingga terkadang menyalahkan orang lain.
    .
    Setiap orang pun pernah merasakan insecure. Bahkan orang yang merasakannya termasuk perasaan yang normal, tergantung insecure-nya dalam keadaan normal atau tidak berlebihan. Maka perlu diperhatikan lagi keadaannya
    .
    Yang perlu diperhatikan adalah ketika insecure ini berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, dan mengganggu kesehatan. Maka ini tidak boleh disepelekan, dan harus ditangani. Agar hidup terasa normal kembali seperti semula
    .
    Dalam Islam pun sudah dijelaskan bahwa Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 152, yang artinya "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku."
    .
    Maka perlu diketahui dengan mengingat Allah, bersyukur karena-Nua, dan tidak akan mengingkari-Nya. Hidup tidak akan merasakan yang namanya insecure karena ia akan paham bahwa hidup itu harus disyukuri dan tak perlu mengeluh atas rezeki yang telah Allah berikan
    .
    Dari sinilah kurangi insecure, perbanyak syukur. Bila ada seseorang yang menilaimu atau membuatmu tidak nyaman lebih baik tidak perlu didengar, dengarlah yang membuatmu nyaman. Namun sesuai dengan syariat Islam tentunya
    .
    .
    #30dj #30dj3 #30dj3day13 #syukur #insecure #insightquran

  •  74  0  13 June, 2020
  • MENGAMBIL PERAN KEBAIKAN

Ketika kita memilih untuk berbuat baik dan setia pada Allah, maka kita akan mendapatkan balasan kebaikan.

Bahkan walaupun kita mengalami banyak hal yang kurang menyenangkan di dalam  penerimaan kita.

Kita butuh untuk berdamai dengan keadaan, berdamai dengan masa lalu, serta berdamai dengan diri sendiri.

Karena tugas kita hanyalah 1 saja, yaitu: TAAT.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata,
Janganlah membenci sesuatu yang Allah pilihkan buatmu. Sebab setiap musibah pasti dibalas, setiap sakit akan diganjar, setiap hilangmu pasti diganti, dan setiap sabarmu pasti dihargai. Kebaikan tidak datang kecuali setelah kamu berprasangka baik." Rasulullah mengajarkan doa meminta ketenangan hati berikut;

Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika. “Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.” Allah Ta'ala berfirman dalam surat Ar-Rahman [55]: 60

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Wallahu a'lam bishowab.

#insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia
  • MENGAMBIL PERAN KEBAIKAN

    Ketika kita memilih untuk berbuat baik dan setia pada Allah, maka kita akan mendapatkan balasan kebaikan.

    Bahkan walaupun kita mengalami banyak hal yang kurang menyenangkan di dalam penerimaan kita.

    Kita butuh untuk berdamai dengan keadaan, berdamai dengan masa lalu, serta berdamai dengan diri sendiri.

    Karena tugas kita hanyalah 1 saja, yaitu: TAAT.

    Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata,
    Janganlah membenci sesuatu yang Allah pilihkan buatmu. Sebab setiap musibah pasti dibalas, setiap sakit akan diganjar, setiap hilangmu pasti diganti, dan setiap sabarmu pasti dihargai. Kebaikan tidak datang kecuali setelah kamu berprasangka baik." Rasulullah mengajarkan doa meminta ketenangan hati berikut;

    Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu’minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna’u bi ’atho-ika. “Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.” Allah Ta'ala berfirman dalam surat Ar-Rahman [55]: 60

    هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

    Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Wallahu a'lam bishowab.

    #insightquran #insightqurangroup #insightquranwriter #catatanilma #berbagikebaikan #memaafkan #mujahaddah #akhlakmulia

  •  12  0  13 June, 2020

Top #InsightQuran Posts

  • Kuatkan kami untuk senantiasa bertawakkal kepada-Mu ya Allah.

Aku ingin menjadi salah satu dari hamba yang selalu Engkau cintai.

Jika bukan Engkau, kepada siapa lagi hamba meminta cinta yang tulus dan abadi.

#Lyfequran #DekatDenganAlquran #insightquran
  • Kuatkan kami untuk senantiasa bertawakkal kepada-Mu ya Allah.

    Aku ingin menjadi salah satu dari hamba yang selalu Engkau cintai.

    Jika bukan Engkau, kepada siapa lagi hamba meminta cinta yang tulus dan abadi.

    #Lyfequran #DekatDenganAlquran #insightquran

  •  240  0  27 August, 2018
  • Jangan mencintai seseorang yang tidak mencintai ALLAH.

Jika ALLAH saja dia tinggalkan 
Apalagi hanya seorang dirimu? (Imam Syafi'i) 
Jodoh selalu jadi bahasan hangat untuk dibahas. Apalagi untuk kalangan singlelillah. Iya gak?

Kriteria utama dan prioritas paling mendasar dalam penentuan kriteria adalah 'Agama'nya. Hal yang satu ini tidak ada penawarannya. Dalam sebuah kapal, nahkoda dan awak kapal haruslah selaras. Ketika ombak laut bergejolak, nahkoda dan awak kapal pun tak boleh ada beda prinsip mendasar dalam mengatasinya bersama. 
Tak ada jaminan mereka yang ditemui di Masjid,  pintar membaca Al-Qur'an, adalah 100% garansi Sholeh dan masuk surga. Karena manusia perlu terus selalu belajar berproses menjadi lebih baik. 
Bila yang sholat dan mengaji saja suatu saat dapat berperangai buruk, apakah kamu (gadis) merasa yakin menyerahkan diri pada pemuda yang sholatnya jarang, tidak dapat mengaji, meski pintar menyanyi, rupawan, dan perahi IPK tertinggi?

Apakah seorang pemuda mau berpendamping seorang gadis yang selalu sholat di akhir waktu, tak bisa mengaji, tidak bisa membedakan yang wajib dan Sunnah? 
Karena sejatinya, wanita baik hanya untuk lelaki yang baik, dan begitupula sebaliknya (QS. An-Nur:26) #insightquran 
##balnaje #annur26 #muzammilhasballah #muzammilhb #boim97 #taqymalik #salimbahanan  #maqomat #langgam #jiharkah #jiharkahstyle #langgamalquran #janganlupangaji #pemudahijrah #shiftpemudahijrah #shift #gapleh #gaplehgaultapisoleh #hananattaki  #murottalquran #murottal #lamongan #lamonganmengaji #tartil #tartilquran #yukngaji #yukngajilamongan #ngajividgram #murottalworld
  • Jangan mencintai seseorang yang tidak mencintai ALLAH.

    Jika ALLAH saja dia tinggalkan
    Apalagi hanya seorang dirimu? (Imam Syafi'i)
    Jodoh selalu jadi bahasan hangat untuk dibahas. Apalagi untuk kalangan singlelillah. Iya gak?

    Kriteria utama dan prioritas paling mendasar dalam penentuan kriteria adalah 'Agama'nya. Hal yang satu ini tidak ada penawarannya. Dalam sebuah kapal, nahkoda dan awak kapal haruslah selaras. Ketika ombak laut bergejolak, nahkoda dan awak kapal pun tak boleh ada beda prinsip mendasar dalam mengatasinya bersama.
    Tak ada jaminan mereka yang ditemui di Masjid, pintar membaca Al-Qur'an, adalah 100% garansi Sholeh dan masuk surga. Karena manusia perlu terus selalu belajar berproses menjadi lebih baik.
    Bila yang sholat dan mengaji saja suatu saat dapat berperangai buruk, apakah kamu (gadis) merasa yakin menyerahkan diri pada pemuda yang sholatnya jarang, tidak dapat mengaji, meski pintar menyanyi, rupawan, dan perahi IPK tertinggi?

    Apakah seorang pemuda mau berpendamping seorang gadis yang selalu sholat di akhir waktu, tak bisa mengaji, tidak bisa membedakan yang wajib dan Sunnah?
    Karena sejatinya, wanita baik hanya untuk lelaki yang baik, dan begitupula sebaliknya (QS. An-Nur:26) #insightquran
    # #balnaje #annur26 #muzammilhasballah #muzammilhb #boim97 #taqymalik #salimbahanan #maqomat #langgam #jiharkah #jiharkahstyle #langgamalquran #janganlupangaji #pemudahijrah #shiftpemudahijrah #shift #gapleh #gaplehgaultapisoleh #hananattaki #murottalquran #murottal #lamongan #lamonganmengaji #tartil #tartilquran #yukngaji #yukngajilamongan #ngajividgram #murottalworld

  •  158  4  14 May, 2020
  • Jadi Islam jangan setengah-setengah
.
Kalau kata kak Nadia :
Karena kalau jadi islam, jadilah islam yang 100%
Karena 99% = 0
Hukum Allah tidak boleh diperlakukan "prasmanan".
.
Dulu Aku berpikir kalau kita hidup tinggal ngelakuin amal ibadah, dan tidak menyukutukan Allah itu sudah selesai. Ternyata tak semudah itu ferguso...
.
Dalam Islam tak hanya ibadah dan taat saja selesai, masih ada perkara yang lainnya. Perkara hubunganmu kepada Allah, manusia lain, dan diri sendiri.
.
Ngelakuin perkara satu saja, nggak akan cukup. Dan belum akan yakin atas Allah yang kehendaki. Masih ada yang lain, untuk kita lakukan di dunia ini
.
Seberapa yakin dirimu kepada Allah? Seberapa yakinmu tak hanya sekedar insya Allah yakin, karena masih ada keraguan yang membuat yakin hanya 50%. Padahal sudah jelas bahwa 50% = 0, namun tetap dijalani.
.
Pertanyakan dirimu seberapa yakin dirimu?
.
.
#insightquran #insight #insightquranwriter
  • Jadi Islam jangan setengah-setengah
    .
    Kalau kata kak Nadia :
    Karena kalau jadi islam, jadilah islam yang 100%
    Karena 99% = 0
    Hukum Allah tidak boleh diperlakukan "prasmanan".
    .
    Dulu Aku berpikir kalau kita hidup tinggal ngelakuin amal ibadah, dan tidak menyukutukan Allah itu sudah selesai. Ternyata tak semudah itu ferguso...
    .
    Dalam Islam tak hanya ibadah dan taat saja selesai, masih ada perkara yang lainnya. Perkara hubunganmu kepada Allah, manusia lain, dan diri sendiri.
    .
    Ngelakuin perkara satu saja, nggak akan cukup. Dan belum akan yakin atas Allah yang kehendaki. Masih ada yang lain, untuk kita lakukan di dunia ini
    .
    Seberapa yakin dirimu kepada Allah? Seberapa yakinmu tak hanya sekedar insya Allah yakin, karena masih ada keraguan yang membuat yakin hanya 50%. Padahal sudah jelas bahwa 50% = 0, namun tetap dijalani.
    .
    Pertanyakan dirimu seberapa yakin dirimu?
    .
    .
    #insightquran #insight #insightquranwriter

  •  36  2  3 November, 2019
  • Semua pasangan ingin memiliki pernikahan yang sakinah mawaddah wa rahma, namun ternyata tidak semua bisa mendapatkannya. Menurut data Pustlitbang Kementerian Agama RI, terjadi 40 perceraian per-jamnya, dengan rincian 70% berupa gugat cerai dari istri dibawah usia 5 tahun pernikahan, dan angka ini tertinggi se-Asia Pasifik.

Na'udzubillahimindzalik. Maka itu, banyak nasehat dari para konselor pernikahan, para ustad ustadzah, bahkan ketika ceramah pernikahan disampaikan, bahwa penting layaknya seorang pasangan yang memasuki gerbang pernikahan harus memiliki visi misi dan tujuan pernikahannya. Harus membuat pernikahan 'by design'. Sama halnya seperti sebuah perusahaan, jika tidak memiliki visi misi dan tujuan bahkan milestone yang jelas dan terinci, bisa jadi akan terjadi banyak masalah yang sulit dilewati dalam perkembangannya.

Pun dalam rumah tangga, tidak ada pernikahan yang menginginkan kehidupannya berhenti ditengah jalan. Maka itu penting dalam memilih pasangan, terutama seorang calon imam yang tidak miskin akidah. Ada 3 penyebab perceraian itu sampai bisa terjadi yaitu :
- tidak memahami tujuan dasar pembenrukan keluarga.
- ketimpangan dalam persoalan hak dan kewajiban.
- ketika fungsi keluarga sudah terabaikan, kebahagiaan tak dirasakan.

Sebagaimana dalam pernikahan, #perceraianDalamIslam pun bisa menjadi solusi dalam masalah rumah tangga. Sebagai solusi, perceraian boleh dilakukan namun dengan cara yang baik dan benar, agar tidak menimbulkan masalah baru. Namun, jika ingin rujuk, tentu cara ini yang disukai oleh ALLAH dan sangat dibenci oleh syetan." Talaq (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik" (QS. 2 : 229) #insightQuran.

Wanita boleh mengajukan cerai dengan syarat; diberikan wewenang oleh suami, suami tidak menjalankan kewajibannya, suami mengidap penyakit berbahaya, saat akaq suami tiba-tiba gila, suami safar kemudian menghilang, suami tidak memberikan nafkah padahal mampu, antara suami istri terjadi pertengkaran yang tidak terselesaikan. @bengkel_diri

6 September 2018
.
.
.
@nasehatsuamiistri
.
.
.
Cr @choirun_nisak
#nasehatsuamiistri
#tausiyahpernikahan
  • Semua pasangan ingin memiliki pernikahan yang sakinah mawaddah wa rahma, namun ternyata tidak semua bisa mendapatkannya. Menurut data Pustlitbang Kementerian Agama RI, terjadi 40 perceraian per-jamnya, dengan rincian 70% berupa gugat cerai dari istri dibawah usia 5 tahun pernikahan, dan angka ini tertinggi se-Asia Pasifik.

    Na'udzubillahimindzalik. Maka itu, banyak nasehat dari para konselor pernikahan, para ustad ustadzah, bahkan ketika ceramah pernikahan disampaikan, bahwa penting layaknya seorang pasangan yang memasuki gerbang pernikahan harus memiliki visi misi dan tujuan pernikahannya. Harus membuat pernikahan 'by design'. Sama halnya seperti sebuah perusahaan, jika tidak memiliki visi misi dan tujuan bahkan milestone yang jelas dan terinci, bisa jadi akan terjadi banyak masalah yang sulit dilewati dalam perkembangannya.

    Pun dalam rumah tangga, tidak ada pernikahan yang menginginkan kehidupannya berhenti ditengah jalan. Maka itu penting dalam memilih pasangan, terutama seorang calon imam yang tidak miskin akidah. Ada 3 penyebab perceraian itu sampai bisa terjadi yaitu :
    - tidak memahami tujuan dasar pembenrukan keluarga.
    - ketimpangan dalam persoalan hak dan kewajiban.
    - ketika fungsi keluarga sudah terabaikan, kebahagiaan tak dirasakan.

    Sebagaimana dalam pernikahan,  #perceraianDalamIslam pun bisa menjadi solusi dalam masalah rumah tangga. Sebagai solusi, perceraian boleh dilakukan namun dengan cara yang baik dan benar, agar tidak menimbulkan masalah baru. Namun, jika ingin rujuk, tentu cara ini yang disukai oleh ALLAH dan sangat dibenci oleh syetan." Talaq (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik" (QS. 2 : 229)  #insightQuran.

    Wanita boleh mengajukan cerai dengan syarat; diberikan wewenang oleh suami, suami tidak menjalankan kewajibannya, suami mengidap penyakit berbahaya, saat akaq suami tiba-tiba gila, suami safar kemudian menghilang, suami tidak memberikan nafkah padahal mampu, antara suami istri terjadi pertengkaran yang tidak terselesaikan. @bengkel_diri

    6 September 2018
    .
    .
    .
    @nasehatsuamiistri
    .
    .
    .
    Cr @choirun_nisak
    #nasehatsuamiistri
    #tausiyahpernikahan

  •  467  13  13 February, 2020
  • Mengeluh...⁣⁣
⁣
Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣
⁣
Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
⁣⁣
Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
⁣⁣
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
⁣⁣
Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣
⁣
Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila  diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣
⁣
#30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting
  • Mengeluh...⁣⁣

    Namanya juga manusia, jadi wajar kalau mengeluh. Tapi, terkadang kewajaran ini menjadi kebiasaan manusia untuk melakukannya setiap hari. Atau bahkan menjadi habits baru yang menimbulkan keresahan dalam diri⁣

    Dan mengeluh itu beragam, tidak hanya karena satu hal saja. Ada yang karena keputusan, hadiah, pencapaian, kepercayaan, dan lain sebagainya. Yang jelas dari mengeluh itu muncul sebuah masalah baru yang mungkin tidak bisa terima oleh manusia.⁣
    ⁣⁣
    Contohnya ketika mendapatkan sesuatu yang bukan pilihan Kita, terkadang membuat diri ini mengeluh. Namun, bukankah Allah sudah berfirman bahwa bisa jadi apa yang kamu dapat adalah sesuatu yang amat baik untukmu, meskipun sesuatu yang tidak Kamu sukai. Seperti dalam surah Al Baqarah ayat 216 yang artinya :⁣⁣
    ⁣⁣
    "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah: 216)⁣⁣
    ⁣⁣
    Dari sini menjadi penetapan kewajiban jihad dari Allah Ta’ala bagi kaum Muslimin tentunya. Agar mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Dan Az-Zuhri mengatakan bahwa, “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Bagaimana dengan jihad zaman sekarang? Yang tentunya berbeda dengan zaman dahulu.⁣

    Kalau orang yang sedang duduk, kemudian apabila dimintai bantuan. Maka ia harus memberikan bantuan tersebut. Dan bila diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).” Dari sini harusnya tau kalau berperang itu bisa dilakukan dengan produktif atau menghasilkan karya.⁣

    #30dj #30dj3 #30dj3day27 #30daychallenge #insightquran #insightwriting

  •  49  2  27 June, 2020
  • Akan selalu ada orang-orang yang 'lupa diri' dan membenci ajaran islam. Dan ujungnya membenci para penyeru kebenaran ajaran islam juga orang beriman.

Doa!

Ya, berdoalah semoga Allah selalu menujuki kita pada jalan yang benar. Dan menjauhkan kita pada perkara-perkara yang membuat kita lupa pada-Nya.

Juga, menyadarkan orang-orang yang saat ini sedang 'lupa diri'

Amin.

#LyfeQuran #insightquran #QuotesHasanAlbana
  • Akan selalu ada orang-orang yang 'lupa diri' dan membenci ajaran islam. Dan ujungnya membenci para penyeru kebenaran ajaran islam juga orang beriman.

    Doa!

    Ya, berdoalah semoga Allah selalu menujuki kita pada jalan yang benar. Dan menjauhkan kita pada perkara-perkara yang membuat kita lupa pada-Nya.

    Juga, menyadarkan orang-orang yang saat ini sedang 'lupa diri'

    Amin.

    #LyfeQuran #insightquran #QuotesHasanAlbana

  •  156  5  13 October, 2018
  • @Regrann from @ieroel -  Day 6 of 7.
Surah At Tawbah (9) verse 122

How a Knowledge Seeker Play His Role Nowadays

The verse informs us that knowledge seeker has equal level to those who go to battlefield for Allah's name.

At this point, we may ask two questions: 
1. Why does Allah make those two groups are equal?
2. How do we make this verse relevant in today's world? 
Mankind advance his life through knowledge creation. Civilization evolves over centuries which has been changing until now. From this perspective, knowledge seeker endorse the civilization by putting himself as the forefront of it. In other words, he makes contribution to this world. According to Allah, his contribution equals to those who fight in the battlefield for Allah's sake.

We are living in the age of knowledge, where everything we deal with has always something to do with it. Knowledge seekers could be referred as scholars, researchers, and experts who have concern at different fields. 
The last part of the verse says that knowledge seeker is expected to help others to "guard themselves". This phrase, i.e.: guard themselves--to me--is targeting more than only about religion. Because the reason why people could guard themselves is different from one to another based on everybody's comprehension and experience.

Therefore, knowledge seeker in this era should be able to contribute toward knowledge in order to fulfill his role for making others able to "guard themselves". By then, we can see clearly why Allah makes this group of people equals to those who go in the battlefield.

#InsightQuran
#novahijrah2k18 - #regrann
  • @Regrann from @ieroel - Day 6 of 7.
    Surah At Tawbah (9) verse 122

    How a Knowledge Seeker Play His Role Nowadays

    The verse informs us that knowledge seeker has equal level to those who go to battlefield for Allah's name.

    At this point, we may ask two questions:
    1. Why does Allah make those two groups are equal?
    2. How do we make this verse relevant in today's world?
    Mankind advance his life through knowledge creation. Civilization evolves over centuries which has been changing until now. From this perspective, knowledge seeker endorse the civilization by putting himself as the forefront of it. In other words, he makes contribution to this world. According to Allah, his contribution equals to those who fight in the battlefield for Allah's sake.

    We are living in the age of knowledge, where everything we deal with has always something to do with it. Knowledge seekers could be referred as scholars, researchers, and experts who have concern at different fields.
    The last part of the verse says that knowledge seeker is expected to help others to "guard themselves". This phrase, i.e.: guard themselves--to me--is targeting more than only about religion. Because the reason why people could guard themselves is different from one to another based on everybody's comprehension and experience.

    Therefore, knowledge seeker in this era should be able to contribute toward knowledge in order to fulfill his role for making others able to "guard themselves". By then, we can see clearly why Allah makes this group of people equals to those who go in the battlefield.

    #InsightQuran
    #novahijrah2k18 - #regrann

  •  165  0  26 February, 2018